Headlines News :
Home » , » Setelah Menyandang Dimas Jogja, Kini Dimas Ricco Mencoba Meniti Kemampuan pada Pemilihan Duta Wisata Indonesia 2015 Mewakili DIY

Setelah Menyandang Dimas Jogja, Kini Dimas Ricco Mencoba Meniti Kemampuan pada Pemilihan Duta Wisata Indonesia 2015 Mewakili DIY

Written By Pewarta News on Senin, 07 Desember 2015 | 17.25

Dimas Ricco Survival Yubaidi
PewartaNews.com – Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu destinasi populer baik untuk wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal. Selain karena kental dengan kebudayaan dan sisi historis yang dimiliki oleh Yogyakarta, daerah ini terkenal memiliki berbagai macam obyek wisata yang memanjakan. Kraton, Tamansari, Malioboro, Parangtritis, merupakan sedikit contoh obyek wisata yang sudah akrab bagi telinga wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta. Tidak salah, jika banyak yang berkata bahwa setiap sudut di Yogyakarta adalah romantis, karena meninggalkan kenangan tuk kembali lagi.

Selain itu, salah satu ikon yang membuat menarik Yogyakarta adalah dengan adanya ikon pemuda-pemudi yang akrab disebut Dimas Diajeng. Mereka adalah Duta Wisata dan Duta Budaya terpilih untuk bertugas bagi Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain itu, Dimas Diajeng juga menjadi agen percontohan bagi generasi muda Yogyakarta khususnya untuk dapat memberikan contoh dan inspirasi yang baik bagi remaja sebayanya.

Ricco Survival Yubaidi, A.Md., S.H. (lahir di Yogyakarta, pada 11 Juni 1993; umur 22 tahun). Anak sulung dari 4 bersaudara pasangan Ahmad Yubaidi, S.H., S.Pd., C.N., M.H. dan Siti Arum Hidayati, S.H. saat ini tengah menjabat sebagai Dimas Sleman dan Dimas Jogja. Kiprahnya di Dimas Diajeng berawal dari keikutsertaan dalam pemilihan Dimas Diajeng Kabupaten Sleman yang digelar oleh Dinas Kebudayaan & Pariwisata Kabupaten Sleman pada bulan Mei 2014, proses pemilihan, karantina, hingga Grand Final. Awalnya keikutsertaannya pada acara tersebut merupakan dorongan dari orang tua, karena Ricco sempat merasa kurang percaya diri untuk mengikuti pemilihan tersebut. Kegiatan demi kegiatan dijalani, ternyata berjalan lancar hingga akhirnya dinobatkan pada malam Grand Final. Setelah terpilih menjadi Wakil II Dimas Sleman, kemudian Ricco secara otomatis membawa nama baik Kabupaten Sleman untuk melaju ke pemilihan tingkat provinsi, hingga akhirnya meraih gelar Wakil I Dimas Jogja.

Menjadi Dimas Diajeng merupakan tugas dan tantangan yang berat namun memiliki banyak manfaat. Bermacam kegiatan yang dijalani Dimas Diajeng diantaranya mengikuti pameran potensi daerah, menghadiri Grand Final Duta Wisata antar daerah, aksi sosial, fashion show, menjadi narasumber/pemateri, menghadiri jamuan dan berbagai macam kegiatan lainnya baik yang diselenggarakan oleh Dinas maupun rekanan Dinas. Selain kiprahnya di Dimas Diajeng, Ricco saat ini tengah melanjutkan studi-nya di Magister (S2) Kenotariatan Universitas Gadjah Mada. Tak hanya itu, ia juga tengah menjalankan suatu bisnis yang dibuatnya di bidang pijat refleksi dan kesehatan. Usaha tersebut diberi nama “nDalem Saras Benefit”, dalam pemberian nama memang Ricco sengaja menggunakan Bahasa Jawa, ia berharap bahwa dengan usahanya tersebut juga dapat menjadi salah satu cara untuk mempromosikan keunikan bahasa jawa. Usaha tersebut berjalan dengan baik hingga saat ini hampir mencapai usia 1 tahun berdiri. Ia juga mempunyai mimpi besar bahwa usahanya kelak dapat memiliki banyak cabang baik di Yogyakarta maupun di luar daerah, sehingga dapat membantu program pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran.

Rabu, 9 Desember 2015, Ricco akan mewakili Dimas Diajeng untuk maju ke Pemilihan Duta Wisata Indonesia 2015. Acara ini merupakan acara tahunan yang diikuti 33 provinsi se-Indonesia. Diharapkan bahwa melalui acara ini, Ricco dapat memperkenalkan keistimewaan yang ada di Yogyakarta, baik pariwisata, budaya, maupun kearifan lokal lainnya. Ia mengaku sangat bangga dapat menjadi representasi bagi Yogyakarta, karena akan banyak yang dapat dijelaskan tentang keindahan Yogya. Proses karantina berlangsung selama 1 minggu dengan berbagai macam kegiatan yang akan dijalani para finalis, diantaranya Kunjungan ke Kantor Gubernur Jakarta, Pembekalan oleh Komite III DPD RI, Pembekalan oleh KPAI, Official Visit ke Gedung MPR/DPD/DPR, Pameran Potensi Daerah, Unjuk Bakat, Official Visit ke ASEAN, Latihan Koreografi, Penjurian, hingga Malam Grand Final. Selama mengikuti Pemilihan Duta Wisata Indonesia 2015, ia akan mengenakan baju dan jas rancangan desainer lokal Yogyakarta, ia juga membawa beberapa makanan khas Yogyakarta untuk diperkenalkan pada Duta Wisata provinsi lain. Setelah selama ini mengikuti pembekalan baik secara pribadi, paguyuban dimas diajeng, maupun melalui dinas pariwisata, Ricco mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak yang telah mendukungnya dalam mempersiapkan diri menuju pemilihan tersebut dan akhirnya mengharapkan doa dan restu warga Jogja agar dalam proses pemilihan tersebut dapat berjalan dengan lancar dan memberikan hasil terbaik bagi Jogjakarta. [MJ / RSY / PewartaNews]

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2017. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website