Headlines News :
Home » » Bom Dimalam Natal

Bom Dimalam Natal

Written By Pewarta News on Selasa, 05 Januari 2016 | 10.35

Haerul Hamka, S.Hum.
Bunga mawar di atas ranjang sepi
Sedang menari menunggu pemadu perkasa.
Sesekali bernyanyi nina bobo dengan desahan birahi
Kepada perjaka yang datang dari istana.

Desahannya semakin hangat
berirama seperti ombak
bernada seperti tikus yang bunting.
Perjakapun berlari seperti seorang yang menahan kencing seperti kereta memuntahkan asap.
Lalu, desahan itu diam-diam hilang berganti suara petir berganti suara genteng hujan malam.

Malam cukup bernafsu menembus dinding emas
Menerobos hutan ilalang.
Lalu Kodok-kodok mulai mengintip tertawa termehek mehek menjulurkan lidah seakan mengejek.
Cacing-cacing pun mulai keluar masuk lubang, bermain dengan air seperti adam dan hawa, duhai hujan guyurlah yang keras ini sungguh nikmat.

Namun, ledakan bom dimalam natal disebuah kafe tua
Membuat hujan berhenti, membuat kodok berlari, membuat cacing bersembunyi.
Tiada hangat tubuh, malam mulai murung iblis mulai tertawa menyala-nyala memakan gelap.
Kini kau kesurga bersama dekapan luka sebagai sosok mawar.


Yogyakarta, 20 Desember 2015

Penulis : Haerul Hamka, S.Hum.
Alumni Bahasa dan Sastra Inggris UIN Alauddin Makassar
Dapat di hubungi di haerulhamka@rocketmail.com
Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2017. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website