Headlines News :
Home » , » Kehadiranmu

Kehadiranmu

Written By Pewarta News on Sabtu, 02 Januari 2016 | 18.14

Nufa.
PewartaNews.com – Dua puluh lima lembar halaman buku motivasi sudah selesai kamu baca. Seratus empat puluh menit lebih waktu telah kamu habiskan untuk memahaminya. Sampai-sampai, lima ekor ayam betina dan tiga ekor ayam jantan yang menjadi tanggung jawabmu sejak enam hari yang lalu sampai sekarang selalu terlambat kamu beri makan. Lekas kamu tutup buku motivasi itu dan mengambil langkah seribu ke kandang belakang rumah untuk menengok kondisi delapan ekor ayam yang sudah berkokok-kokok kelaparan.

Aktivitasmu terbengkalai, pikiranmu terkuras dan kondisi kesehatanmu drop. Inilah saat-saat dimana masa-masa sulit dalam hidup indahmu tiba. Ibarat roda yang sedang berputar, posisimu berada di bawah tepat di bagian alas. Terinjak-injak, tergores pedih, bahkan juga menanggung beban berat di atasnya sendirian. Tanpa bantuan siapa pun.

Cepat-cepat kamu raih smartphone mahalmu. Dan bergegas membuka kontak nomor telepon lalu menggeser-geser layar guna mencari nama seseorang yang sekiranya bersedia menerima keluh kesah paling sedih yang selama ini terpendam cukup dalam di palung hati. Atau jika tidak menemukan seseorang yang kamu maksud di sana. Kamu bisa mencarinya lewat situs jejaring sosial yang aplikasinya juga sudah terpasang otomatis di smartphone itu. Bahkan kamu membuat shortcutnya tepat di layar utama. Cukup besar dan mudah dijangkau. Menunjukkan betapa pentingnya situs jejaring sosial itu dalam segala sisi kehidupanmu. 

Saat kamu sudah menemukan seseorang yang dimaksud yang tak lain adalah sahabatmu sendiri, semua cerita langsung kamu tumpahkan. Bahkan diperjelas hingga jam berapa dan pakaian apa yang digunakan saat peristiwa itu terjadi. Semua beban kamu curahkan, tak peduli apakah sahabatmu mampu memberi solusi atau tidak. Atau justru menyuruhmu kembali untuk membaca buku motivasi karya motivator terkenal yang muncul di televisi tiap seminggu sekali milikmu yang kamu beli beberapa hari lalu.

Masa bodoh, kamu samasekali masa bodoh dengan pemecahan masalah sebab sampai saat ini yang paling penting bagimu adalah keluh kesahmu terdengar. Dan kamu bisa membagi beban berat, juga air mata.

  “Ya ampun, aku tak mengerti mengapa semua ini terjadi..apa salahku?”

Seperti itulah sekiranya garis curhatan yang kamu tusukkan di telinga sahabatmu. Sungguh beruntung kamu memiliki sahabat yang bersedia merangkul, menghibur, bahkan memberi sapu tangan yang bisa digunakan untuk mengusap air mata. Yang boleh bila tidak dikembalikan.

Bila kamu kehilangan seorang kekasih atau pacar, kamu bisa segera mencari penggantinya. Yang lebih baik, lebih muslim muslimah, lebih sopan, dan lebih segala-galanya. Tapi ketika kamu kehilangan seorang sahabat, pernahkah kau berpikir untuk mencari pengganti yang lebih baik? Tentu tidak.

Tanpa sahabat, hidupmu akan terseok-seok. Kamu akan terus menjadi alas bagi masalahmu sendiri. Terinjak, tergores, dan menanggung beban berat. Tidak ada yang merangkul, juga tidak ada yang akan mengatakan kalimat seperti “Aku ada disampingmu, semua akan baik-baik saja!”

Kamu harus selesaikan masalahmu tanpa bantuan siapapun. Rekan-rekanmu memiliki kesibukan masing-masing dan tidak punya banyak waktu untuk mengurus masalahmu. Dan kamu akan mengalami kekosongan yang pada akhirnya akan diisi oleh sosok bernama sahabat.

Itulah mengapa sampai detik ini banyak sekali lagu-lagu band ternama yang mengalunkan lirik tentang sahabat. Dan irama yang digunakan pun pasti penuh semangat. Selain itu, dalam sinetron yang tayang setiap petang pun kamu tentu melihat bahwa peran seorang sahabat akan lebih krusial dan lebih sering muncul daripada peran seorang kekasih.

Sebab pada dasarnya kedudukan seorang sahabat dalam kehidupan cukup tinggi karena ia datang bak malaikat yang turun saat seseorang sedang melangkah tertatih terluka penuh goresan. Kamu harus percaya bahwa sahabat akan selalu ada dalam tiap bulir air mata, karena dunia telah membuktikannya. 

***


Penulis: Nufa

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2017. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website