Headlines News :
Home » , , , » Komunitas Segenggam Mentari (Tagari)

Komunitas Segenggam Mentari (Tagari)

Written By Pewarta News on Sabtu, 20 Februari 2016 | 01.01

Logo Tagari.
PewartaNews.com – Sisi kemanusiaan merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat yang sarat akan kehidupan bersosial. Komunitas Segenggam Mentari hadir sebagai salah satu dari sekian banyak komunitas yang bergerak di kegiatan aksi sosial di DIY dan sekitarnya.
Komunitas Segenggam Mentari yang biasa disingkat dengan “Tagari” dibentuk oleh relawan-relawan yang mayoritas adalah mahasiswa UGM dari lintas disiplin ilmu ini, bertujuan agar mampu memberikan kontribusi dalam menyelesaikan masalah-masalah sosial yang ada di DIY dan sekitarnya. “Tagari” sendiri berasal dari kata Aborigin Tasmania berarti “orang-orang yang berkumpul di sini”.

Terhitung dari tanggal 13 Februari 2016, “Tagari” dibentuk dengan semangat berbagi dan menjadikan komunitas ini bisa memberikan manfaat serta berkontribusi bagi sesama. “Tagari” merupakan komunitas sosial yang peduli terhadap sesama, memiliki jiwa sosial yang tinggi, bahkan merancang kegiatan-kegiatan yang kreatif. “Tagari” juga memiliki harapan agar komunitas yang dibentuk oleh anak-anak muda ini mampu menjadi bagian kecil dari banyaknya aksi-aksi sosial yang ada.

Tagari hadir tidak terlepas dari sejarah terjadinya runutan berbagai persoalan di Indonesia, salahsatu yang menonjol adalah ketika pada tahun 2015 terjadi peristiwa pembakaran / kebakaran hutan yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Beberapa diantaranya seperti yang terjadi di Riau dan peristiwa kebakaran Gunung Merbabu. Dari semua peristiwa yang terjadi, peristiwa kebakaran Gunung Merbabu yang menjadi titik sentral perhatian. Lambat laun dari penyatuan persepsi sehingga terbentuk “Tim Relawan Korban Kebakaran Gunung Merbabu” yang kini telah bermetamorfosa menjadi Komunitas Segenggam Mentari (Tagari). Tim ini bekerja menampung dan mengumpulkan dana dari para donatur yang terketuk hatinya untuk meringankan beban korban kebakaran Merbabu, sehingga kala itu terkumpul dana sebesar Rp2.500.000,- (dua juta dua ratus lima puluh ribu rupiah), dan diserahkan langsung pada masyarakat yang membutuhkan pada hari Jumat, 09 Oktober 2015 melalui kepala desa Ngadirojo, Ampel, Boyolali, Jawa Tengah. [Simak beritanya DISINI dan DISINI]

Dari awal lahir hingga saat ini, mahasiswa yang tergabung dalam “Tagari” berjumlah 11 orang, diantaranya, M. Jamil dari Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Cahya Adijana Nugraha dari Magister Teknik Sistem Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Akbar dari Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Mega Fia Lestari dari Magister Ilmu Kimia Peminatan Kimia Fisika Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada, Nining Ariani dari Magister Ilmu Peternakan Universitas Gadjah Mada, Henny Prasetyowati dari Magister Studi Kebijakan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Wizda Dharmawan Kusuma Putra dari Magister Pengelolaan Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Azwar dari Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, minat Kesehatan Lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Ahmad Mudatsir dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Eli Kumolosari dari Magister Tekhnik Tekhnik Mesin Fakultas Tekhnik Universitas Gadjah Mada, Fitri dari Magister Ilmu Peternakan Universitas Gadjah Mada dan Aldyon Restu Azkarahman dari Magister Ilmu Peternakan Universitas Gadjah Mada. Dari keanggotaan yang ada, tidak menutup kemungkinan “Tagari” juga menerima anggota baru, selagi misi, tujuannya sama dan murni untuk kebersamaan memberi manfaat untuk sesama.

“Tagari” sendiri membuka banyak kesempatan untuk menjalin kerjasama atau bekerjasama dengan berbagai komunitas dan instansi terkait lainnya, baik dari dalam maupun luar UGM yang memfokuskan aktivitas pada kegiatan sosial di DIY dan sekitarnya. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Komunitas Segenggam Mentari (Tagari), dapat menghubungi Henny Prasetyowati di HP / WA 082136582014. [Henny dan Jamil / PewartaNews]

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2018. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website