Headlines News :
Home » , » Radikalisme dan Terorisme Mengancam NKRI

Radikalisme dan Terorisme Mengancam NKRI

Written By Pewarta News on Rabu, 03 Februari 2016 | 23.11

Ilustrasi teroris. Foto; tempo.co.
PewartaNews.com – Apa itu radikalisme? Radikalisme adalah suatu paham politik yang ingin mewujudkan perubahan secara total atau perubahan secara drastis dan tak jarang juga dengan menggunakan kekerasan untuk tercapainya suatu tujuan. Sejarah kemunculan islam yang dibawa para wali untuk menyebarkan agam islam di Nusantara terbukti sangat efektif dimana antar umat agama bisa hidup rukun dan damai. Dengan berjalannya waktu, muncullah beberapa aliran baru dalam Islam, dimana aliran tersebut dibawa dari Timur Tengah yang berideologikan wahabisme dari Arab padahal zaman dahulu Arab menganut mazhab Syafi’i yang penuh dengan toleransi.

Masuk di Indonesia paham ini jelas sangat tidak cocok dimana berbagai maacam agama dan suku yang hidup secara bersamaan, paham radikalisme yang mengatasnamakan agama di mana anggapan organisasi minoritas orang yang tidak sejalan berarti sesat dan kafir dan wajib di tumpas itulah yang mereka pegang untuk melakukan jihad dan akhirnya melakukan teror terhadapan masyarakat.

Ada beberapa faktor yang memicu munculnya radikalisme dan terorisme ini, salah satunya faktor pembangunan ekonomi yang tidak merata. Dimana biasanya mereka yang ikut serta dalam organisasi tersebut dari kalangan menengah kebawah. Santer terdengar baru ini organisasi GAFATAR, jauh sebelum itu Ahmadiyah, dan Syiah yang dimana organisasi tersebut sudah dicap sesat oleh pemerintahan Indonesia.

Semakin kuatnya tekanan dari pemerintah terhadap organisasi minoritas ini membuat semakin semangatnya untuk mendirikan negara Islam di ibu pertiwi ini,  sedangkan kita ketahui Bangsa ini memiliki ideologi Pancasila. Bermacam macam agama, suku, adat istiadat hidup bersama, jelas ketika organisasi organisasi ini berkembang akan mengancam NKRI, karena dari itulah jauh-jauh hari organisasi yang seperti ini harus dibasmi sampai ke akar akarnya.

Radikalisme dan terorisme adalah musuh kita bersama musuh bangsa Indonesia, seluruh elemen masyarakat terkhusus peran pemuda sangat vital dimana sebagai tongkaat estafet penerus bangsa ini,  untuk mencegah paham radikalisme dan terorisme salah satunya dengan pemahaman akan pentingnya nasionalisme, dan kebangsaan dari mulai tingkat pendidikan yang rendah sampai ke tingkat universitas-universitas maupun melalui pendidikan non formal. Perlunya pengawasan terhadap setiap kegiatan dan organisasi-organisasi ekstra tetapi dengan catatan tidak membatasi tanpa mengontrol dan mendalami setiap niali-nilai ajaran agama bagaimana melakukan jihad yang benar bertauhid yang benar, mendalami ideologi Pancasila jangan sampai kita terpengaruh oleh sesuatu ideologi yang baru dengan mengatasnamakan agama.


Penulis  : Nur Rohman
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Janabadra Yogyakarta.

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2017. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website