Headlines News :
Home » » Doa, Memohon atau Memaksa

Doa, Memohon atau Memaksa

Written By Pewarta News on Rabu, 23 Maret 2016 | 02.00

Graha Pencerah Jiwa.
PewartaNews.com – Anakku, berdoalah pada Alloh, pasti akan Alloh kabulkan. Berdoalah pada Alloh dengan santun dan merendahkan diri.

Ud’uny astajib lakum.
Berdoalah, pasti akan Aku kabulkan, kata Alloh. (ayat).
Ud’u robbakum tadorru’an wa khufyah.
Berdoalah pada tuhanmu dengan santun dan rendah diri. (ayat)

Berdoa itu memohon.
Seorang hamba memohon pada tuhannya.
Berdoa itu mengharap.
Seorang hamba berharap pada tuhannya.
Yang memohon dan berharap adalah hamba yang lemah.
Tumpuan harapan dan permohonan adalah Rob maha perkasa.
Dan doa pasti akan terkabul.

Doa itu tidak minta cepat-cepat.
Doa itu tidak memerintah.
Doa itu tidak memaksa.
Doa itu tidak mengatur.
Tidak ada kuasa manusia untuk memerintah tuhan.
Tidak ada kekuatan manusia untuk memaksa tuhan.
Tidak ada kemampuan manusia untuk mengatur tuhan.
Dan doa seperti ini pasti akan tertolak.

Alloh pasti akan kabulkan permohanan hamba,
selama mereka tidak bilang cepat-cepat. (hadis).

Renungan:
Abu Bakar As Sidiq berdoa pada Alloh, Ya Robby, jangan cepat-cepat Kau kabulkan doaku ini. Kemesraan hatiku bersama-Mu dikala aku berdoa lebih aku sukai daripada pengabulan doaku. Abu Bakar lebih menikmati kemesraan daripada pengabulan doanya.
(Graha Pencerah Jiwa, Selasa, 09/02/2016, Abah, Sebarkan)

Doddy Forever 91, share via WhatsApp

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2017. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website