Headlines News :
Home » » Pilih Arsadt For KMN UGM Periode 2016-2017, Ini Dia Alasannya!

Pilih Arsadt For KMN UGM Periode 2016-2017, Ini Dia Alasannya!

Written By Pewarta News on Jumat, 29 April 2016 | 01.49

Arsadt for KMN UGM
Yogyakarta, PewartaNews.com – Mahasiswa Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta beberapa hari lagi akan menghadapi pemilihan Ketua Umum Keluarga Magister Notariat (KMN) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM). Ada 4 calon kandidat yang akan memperebutkan kursi ketua KMN UGM, salahsatu diantaranya adalah Arsadt, S.H. dari kelas C, dengan calon nomor urut 4.

Arsadt, S.H. merupakan putra kelahiran Sarolangun, Jambi, 08 Juli  1991. Semasa studi sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah atas (SMA) Arsadt menghabiskan studi di Sarolangun, Jambi. Saat ini Arsadt sedang menempuh studi pascasarjana di dua universitas, diantaranya Magister Hukum Bisnis UII (2015-Sekarang) dan Magister Kenotariatan UGM (2015-Sekarang). Walaupun Arsadt menempuh pendidikan pascasarjana di dua universitas, bukan berarti Arsadt kurang profesional dalam mengelola waktunya. Semasa menempuh pendidikan S1 dan S2, Arsadt mampu memenejemen waktunya dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan dipercayainya Arsadt, oleh para mahasiswa untuk mengemban amanah sebagai seorang pemimpin di berbagai organisasi yang di tekuninya.

“Untuk semua rekan-rekan mahasiswa magister kenotariatan UGM jangan lupa hadir pada tanggal 4 Mei 2016 untuk memilih ketua KMN UGM. Mari kita bangun KMN dengan Visi dan Misi yang jelas dan terukur,” ungkap Arsadt, S.H. saalahsatu mahasiswa Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang mencalonkan diri menjadi ketua KMN.

Dunia organisasi tidak menjadi hal tabu lagi dalam keseharian seorang Arsadt, karena sebelum memantapkan dirinya untuk maju pada pencalonan ketua KMN UGM, Arsadt sudah malang melintang di dunia organisasi. Beberapa organisasi yang pernah ia jabat diantaranya, sebagai Ketua Ikatan Mahasiswa Magister Hukum UII (2015), sebagai Ketua Umum Lembaga Eksekutif Mahasiswa FH UII (2013-2014), sebagai Ketua Umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Sarolangun (2010-2011). Selain itu, Arsadt juga pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Akademis, Kajian Pengembangan SDM LEM FH UII (2012-2013) dan juga sebagai kader Departemen Jaringan dan Politik, Himpunan Mahasiswa Islam  (2010-2022).

Selain sibuk kuliah, saat ini Arsadt juga berkarir di kantor Advokat “D. S. Silitonga And Partners” sebagai Business Legal Consultant, lebih khusus pada bidang hukum perjanjian dan hukum perusahaan.

Arsadt membawa visi misi yang jelas untuk menahkodai KMN UGM bila ia terpilih sebagai ketua, “Saya membawa Visi Optimalisasi peran Keluarga Mahasiswa Notaris (MKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam menciptakan calon-calon notaris yang mempunyai daya saing. Misinya yakni, (1) Penguatan internal melalui KMN yang professional, kreatif, inovatif serta responsif dalam menggagas kegiatan maupun kebijakan guna meningkatkan sumber daya mahasiswa Notaris UGM. (2) Pengembangan eksternal dengan cara menjalin silaturahmi dan kerja sama dengan semua elemen yang terkait dunia profesi Notaris,” beber Arsadt, S.H. sore tadi 29 April 2016 di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada.

Sebelumnya, pada tahap fit and proper test yang merupakan rangkaian prosesi pencalonan sebagai ketua KMN UGM, Arsadt sempat tidak diloloskan oleh KPU. Karena Arsadt dan Tim suksesnya merasa ada yang janggal dengan putusan itu, maka Arsadt menyampaikan gugatan terkait rangkaian proses pemilihan umum ketua Keluarga Mahasiswa Notaris (MKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) kepada Badan Pengawas Pemilu Keluarga Mahasiswa Notaris (MKN) Universitas Gadjah Mada (UGM). Alhasil, upaya yang dilakukan Arsadt dan Timnya berbuah manis, sehingga pada tanggal 27 April 2016 Badan Pengawas Pemilu Keluarga Mahasiswa Notaris (MKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) mengeluarkan Surat Keputusan dengan nomor 02/BAWASLU_KMN/IV/2016 tentang Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu Bakal Calon Ketua/Calon Ketua KMN UGM Periode 2016-2017.

Point penting dari keputusan Bawaslu tersebut diantanyanya, “Berdasarkan alat bukti, keterangan para saksi maupun pengakuan dan hasil pertimbangan Badan Pengawas Pemilu Ketua KMN 2016-2017 memutuskan: Pertama, ……… Kedua, Mekanisme tahapan seleksi fit and proper test tidak dapat dijadikan dasar untuk tidak meloloskan peserta seleksi calon Ketua KMN UGM Periode 2016-2017. Ketiga, Atas dasar agar memberikan keadilan maka ke 4 (empat) peserta seleksi calon Ketua KMN UGM Periode 2016-2017, yaitu: 1. ….., 2. ……., 3. ……., 4. Arsadt,” begitu bunyi putusan yang ditandatangani oleh Achmad Kurniawan, S.H. dan Astrid Paramitha, S.H. sebagai ketua dan sekretaris Badan Pengawas Pemilu Keluarga Mahasiswa Notaris (MKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tanggal 27 april 2016 di Yogyakarta. (MJ / PewartaNews)

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2018. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website