Headlines News :
Home » , » Dari Tagari Untuk Bumi

Dari Tagari Untuk Bumi

Written By Pewarta News on Senin, 02 Mei 2016 | 12.15

Suasana saat peringatan Hari Bumi.
PewartaNews.com – Hari bumi yang jatuh pada hari jumat, 22 April 2016 lalu diperingati sebagai hari dimana manusia menunjukkan kecintaannya kepada bumi yang sudah semakin tua dan renta akibat polusi dan global warming yang makin parah. Orang-orang, baik yang tegabung pada organisasi, lingkungan kerja, ataupun perseorangan memperingati hari tersebut dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi bertambah panjangnya usia bumi ini. Salah satunya dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (HMTG UGM). Mereka para mahasiswa dan mahasiswi bergerak bersama memperingati hari Bumi dimulai dengan tidak menggunakan kendaraan bermotor ataupun mobil khusus pada tanggal 22 April tersebut. Seluruh mahasiswa Teknik Geologi UGM, dengan kesadaran penuh sebagai wujud kecintaannya terhadap bumi yang hanya satu ini, memilih berjalan kaki ataupun menggunakan sepeda ke kampus. Puncak kegiatan dalam memperingat hari bumi dilaksanakan dengan melakukan penanaman Bakau di kawasan Pantai Baros, Kulon Progo pada sabtu, 24 april 2016. Kegiatan ini diikuti dari kalangan yang beragam, mulai dari mahasiswa Teknik Geologi UGM sendiri, mahasiswa dari jurusan lain yang ada di UGM, anak SMA, dan juga dari Komunitas Segenggam Mentari (Tagari) Jogja.

Teman-teman Komunitas Segenggam Mentari (Tagari) yang dikenal dengan komunitas yang fokus pada pengembangan anak-anak difabel yang juga aktif dalam beberapa kegiatan sosial lainnya juga mengikuti acara yang diselenggarakan oleh HMTG UGM ini. Tagari ingin ikut andil dalam menjaga kelestarian bumi karena mereka sadar bahwa kehidupan ini tidak hanya berurusan dengan kepentingan masing-masing tetapi juga tentang bagaimana menjaga bumi yang merupakan rumah dari berlangsungnya segala aktivitas. Jika rumah rusak, maka tidak ada tempat untuk tinggal apalagi untuk menjalankan rutinitas yang padat tiap harinya. Tujuan Tagari ketika mengikuti kegiatan tanam pohon bakau bukan hanya mendukung acara yang diselenggrakan oleh HMTG UGM tetapi juga atas kesadaran bahwa kita harus menyediakan lingkungan yang sustainable untuk generasi yang akan datang.

Menyediakan lingkungan yang sustainable melalui kegiatan memperingati Hari Bumi yang jatuh tiap tanggal 22 April ini adalah bagaimana kita agar dapat terus menjaga keberlangsungan bumi ini karena ingat: Kita tidak hanya hidup untuk hari ini. Ada anak dan cucu kita yang akan hidup di masa yang akan datang. Oleh karena itu kita harus mewariskan kepada mereka suatu bumi yang tetap terawat dan terjaga kehijauannya.


Penulis: Mega Fia Lestari
Anggota Komunitas Segenggam Mentari (Tagari)


Suasana saat penanaman Bakau.

Para peserta setelah prosesi penanaman Bakau.


Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2017. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website