Headlines News :
Home » » Puisi: "Menangis"

Puisi: "Menangis"

Written By Pewarta News on Minggu, 14 Agustus 2016 | 15.28

Bakdiah.
Menangisku karna perlakuanmu
Menangisku karna perkataanmu
Menangisku karna bulianmu
Menangisku karna sindiranmu

Seburuk itukah diri ini dimata mu
Sampai tidak adalagi sisi kebaikanku dimatamu
Sungguh tidak ada artinya diriku dimatamu

Perkataanmu seperti pisau berkarat
Menusuk hati sampai dalam
Walau darah mengalir dirimu takan perduli
Kenangan yang dulu
Kini tak pernah di dalih

Sebegitu bencikah dirimu kepada diri ini
Sehingga kata sahabatpun sudah terasingkan
Sampai kini tak ada lagi perdamaian antara kita

Mulut yang tak sanggup berkata
Hati yang tak sanggup menahan
Terisak tangis berderai air mata
Menangis,,,,,,,,,,,dan terus menangis........

Yogyakarta, 13 Agustus 2016

Karya: Bakdiah
Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta / Srikandi Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY)

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2018. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website