Headlines News :
Home » » Mindset: Generalisasi Warna Kulit

Mindset: Generalisasi Warna Kulit

Written By Pewarta News on Selasa, 27 September 2016 | 00.54

Anwar Al Fatih.
PEWARTAnews.com – Sepulang dari tempat kunjungan yang agak lumayan jauh dari kost, aku dan salah seorang sahabat berjalan pulang melintasi jalan raya yang di penuhi oleh orang-orang yang sedang lalu lalang dengan mengendarai mobil. Dalam hati ber(gumam), suatu saat aku pasti memiliki bahkan melebihi yang kalian punya saat ini. Namun disaat yang sama, aku pun sadar bahwa aku tengah bermimpi yang membuatku “nyengir” sendiri.

Ditengah perjalanan, terdengar bunyi nada panggilan yang menyusuri hiruk pikuk jalanan yang penuh keramaian, HP (handphone) pun ku raih dan ditandai dengan salam. Ternyata yang telpon teman kampus yang beberapa menit lalu sudah di depan kost, akhirnya kami pun mengambil langkah cepat.

Sebelum sampai kost, aku memutuskan untuk mampir membeli Filter Kretek Cigarettes (Rokok) di salah satu kios yang jaraknya tidak begitu jauh dari kost. Karena merasa kurang enak ditunggu oleh teman yang sedari tadi menunggu, akhirnya aku minta teman yang bersama ku untuk duluan. Singkat cerita,!

Setelah transaksi jual-beli selesai yang di akhiri dengan ucapan terimakasih. Sejurus kemudian, bapak penjual tadi kembali membuka percakapan dengan mulai bertanya, membuat "tensi" aku sedikit naik. Berikut kutipannya:

Bapak : "Mas, Ngekost ya,?"

Aku : "Iya, Pak,!" Agak menunduk (sebagai tanda hormat).

Bapak : "Asal nya dari mana, Mas?"

Aku : "Dari NTB, Pak,!" (jawab ku singkat).

Bapak : "Oh, saya kira dari Jakarta,! Ternyata, dari NTB,?"

Aku : "Ah, masa sih, Pak,? (merasa senang dikira dipuji beneran)", saking penasaran, aku pun lanjut bertanya, memang nya kenapa, Pak,?

Bapak : "Tidak apa-apa, lalu bertanya. Rata-rata orang bagian sana (NTB/NTT) itu warna kulitnya sama ya, mas?"

Aku : "Mendengar ungkapan itu, aku tersentak lalu berdiri dan balik bertanya (dengan nada yang sedikit naik). "Bapak menghibur atau menghina,?"Jangan salah, Pak,!" Tidak semua orang bagian Timur (NTB/NTT) itu hitam,!" Dan tidak semua orang-orang dibagian Barat (Jawa dan sekitarnya) itu putih. Setelah itu, dengan sedikit kesel, aku pun berlalu.

Sekian.


Penulis: Anwar Al Fatih
Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Semarang.

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2017. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website