Headlines News :
Home » , » Pentingnya Kesadaran Politik

Pentingnya Kesadaran Politik

Written By Pewarta News on Selasa, 27 September 2016 | 00.40

Arsadt, S.H.
PEWARTAnews.com – “Buta terburuk adalah buta politik. Tidak mendegar, tidak berbicara, dan tidak berpartisipasi dalam peristiwa politik. Orang buta politik tak sadar bahwa biaya hidup, harga kacang, harga ikan, harga tepung, harga rumah, harga sepatu dan obat, semuanya bergantung pada keputusan politik. Orang yang buta politik biasanya membanggakan sikap anti politiknya, membusungkan dada dan berkoar, ‘Aku benci Politik!’ sungguh bodoh dia, yang tak mengetahui bahwa karena dia tidak mau tahu politik, akibatnya adalah pelacuran, anak terlantar, perampokan, dan yang terburuk adalah, korupsi dan perusahaan asing yang menguras kekayaan negeri” --Bertolt Brecht (Jerman 1898-1956)-


Di Negara demokrasi era sekarang peran masyarakat sangat penting dalam memajukan Negara ataupun daerahnya, faktor terpenting yakni berpartisipasi dalam perpolitikan dalam negri, tentu yang dimaksud dalam negri dalam hal ini tentulah bukan saja setingkat nasional tapi juga tingkat daerah.

Jika kita cermati, politik disini bukanlah suatu benda yang kotor, yang itu sangat buruk dalam konteks dewasa ini. Politik sejati nya adalah seni untuk mencapai sesuatu, baik itu kepentingan pribadi maupun kepentingan bersama. Maka jika kita hidup dalam suatu system sosial bermasyarakat dalam kehidupan bernegara, bukanlah hal haram jika kita ikut berpolitik. Politik itu ibarat api, yang dimana disatu sisi jika digunakan oleh manusia yang tepat maka akan sangat bermamfaat, dan jika api ini digunakan oleh orang yang salah tentu akan membawa mudarat yang besar bagi manusia lainnya. Kembali lagi pada syair pertama yang penulis jabarkan, begitu dalam syair ini jika kita cermati, hal ini tentu karena kesadaran seorang Bertolt Brecht pada saat negaranya sebagai pencetus perang dunia kedua, yakni jerman, kebijakan-kebijakan politik yang di buat Hadlof Hitler saat mempimpin jerman saat itu sangat berdampak pada kondisi kestabilan jerman sendiri bahkan dunia. Bayangkan begitu besarnya pengaruh dari keputusan-keputusan politik yang dibuat oleh seorang anak manusia yang diberi mandat oleh rakyatnya untuk memimpin negaranya !!.

Terlepas dari itu sebagai pengantar penulis, kesadaran berpolitik sangat penting untuk masyarakat yang menganut system demokrasi langsung, betapa besarnya peran masyarakat dalam menentukan nasib untuk dirinya sendiri bahkan untuk anak cucu nya nanti, kenapa sampai keanak cucu-nya yang akan mendapat dampaknya atas keputusan politiknya? Hal ini jelas jika pembaca renungkan, kita memilih seseorang untuk menjadi seorang pemimpin yang mempunyai kewenangan untuk mengambil keputusan-keputusan politik yang menyangkut semua hal dalam kehidupan bermasyarakat, baik itu terkait perekonomian yang berimbas kepada kesejahtreraan yang ini nanti juga berimbas keamanan dalam hidup bermasyarakat, keputusan politik mengenai sumber daya alam yang ini nanti nya berimbas ke ekosistem alam ditempat masyarakat itu hidup. Tentu alam yang kita tempati sekarang bukan hanya saja untuk masa kita hidup sekarang, manusia-manusia yang akan hidup dimasa depan pun berhak untuk menikmati indahnya alam yang diciptakan oleh Tuhan ini.  

Mari secara sadar kita gunakan hak politik dalam memilih calon-calon pemimpin kita, mari cermati track record, programnya, visi-misi para calon pemimpin-pemimpin kita kedepannya, bukan lagi karena seberapa banyak si calon dapat memberikan uang kepada kita. Karena siapun yang menjadi pemimpin dalam suatu system pemerintahan nantinya, sadar atau tidak sadar semua akses kehidupan kita sebagai masyarakat akan di tentukan oleh kebijakan ataupun keputusan politik yang akan diambilnya nanti. Di ujung tulisan ini penulis sampaikan, mari berdemokrasi dengan pikiran dan hati yang sehat. Satu pilihan politikmu nanti akan menentukan system pemerintahan di masa depan.


Penulis: Arsadt, S.H.
Saat ini lagi menempuh Mahasiswa Magister Hukum Universitas Islam Indonesia dan Magister Kenotariatan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2017. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website