Headlines News :
Home » » Puisi: "Aku"

Puisi: "Aku"

Written By Pewarta News on Minggu, 26 Februari 2017 | 21.56

Jumratun.
Sayang,
Aku tidak secantik Oktavia yang menggoda rahib gereja dari selatan lembah sungai nil,
Bukan seperti Cleopatra yang merusak kehidupan keluarga Antonius dinegeri para penyair,
Aku bukan guru Hypatia yang hidup dalam kesepian sampai diujung senja,
Juga bukan Mariam dan Helena yang melebur dalam kesucian,
Sehingga Isa dan kaisar konstantin menjadi bukti dari kebenaran,

Aku bukan dewi Durga,
Bukan seperti Calon Arang sebab aku tak sepiawai Atena,
Aku bukan  La Hila, tempat datangnya  para kaisar dan ksatri berpesta,
Bukan Dasimah dan Nurbayah yang hidup dalam angan-angan tentang kenyataan,
Aku adalah mahkota dan bunga-bunga,
Aku juga adalah duri dan sisi hitam dunia mu,

Sayang,
Aku hanya aku,
Bukan mereka ataupun dia,
Aku Hanya perempuan kotor yang disetubi zaman,
Mencoba melengkapi gelap dan terang hidupmu adalah jalanku,
Selendangkan selendang emasku hanya mimpi dan harapan,
Sedangka kamu menjadi tempat bersandar mimpi dan harapanku.


Yogyakarta, 26 Februari 2017
Karya: Jumratun 
Mahasiswi Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM) Yogyakarta / Srikandi Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY)

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2017. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website