Headlines News :
Home » , » Gempita DIY Siap Mengendus Lahan Tidur untuk Tanam Jagung

Gempita DIY Siap Mengendus Lahan Tidur untuk Tanam Jagung

Written By Pewarta News on Selasa, 07 Maret 2017 | 14.16

Rapat Konsolidasi Korwil Gempita DIY di Kedai Kopi Blandongan (07/03/2017).
Yogyakarta, PEWARTAnews.com – Rapat koordinasi dan diskusi persiapan presentasi dihadapan Menteri Pertanian Amran Sulaiman hari ini 8 Maret 2017, terkait kesiapan data calon petani dan calon lahan (CP/CL) Gerakan Pemuda Tani Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (Gempita DIY), yang dihadri oleh Koordinator Nasional Gempita, Koordinator Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (Korwil DIY) saudara Sugiarto, S.H., Koordinator Wilayah Jawa Tengah (Korwil Jateng) saudara Agus Bintoro, S.I.P., Forum BEM DIY saudara Patah, dan seluruh anggota Gempita DIY.

Gerakan Pemuda Tani (Gempita) dibawah komando Muhammad Riyada, semakin intensif melakukan gerilya lahan tidur dalam rangka menyambut program 3 Juta Hektar oleh Kementrian Pertanian.

Pertemuan semalam, Selasa 7 Maret 2017 di Cafe Blandongan Yogyakarta, yang dihadiri langsung oleh Koordinator Nasional Gempita Muhammad Riyada, Gempita DIY dan Jawa Tengah, berkoordinasi untuk memasifkan gerilya lahan tidur untuk segera di produktifkan oleh para pemuda tani.

Sugiarto, S.H. selaku Korwil Gempita DIY mengungkapkan, Gempita DIY sudah memetakan lahan-lahan tidur yang ada di Yogyakarta yang potensial bisa dimanfaatkan dan digarap oleh para pemuda. Lebih jauh Sugihato, S.H. yang akrab disapa Sugi, mengatakan bahwa “lahan yang sudah  terdata sudah sampai ribuan hektar yang siap digarap oleh anak-anak muda DIY,” bebernya.

Seperti diketahui, swasembada pangan 2017 yang di gagas oleh Kementerian Pertanian melalui program penanaman 3 Juta Hektar Jagung juga melibatkan para pemuda, dengan program ini dapat menyerap tenaga kerja yang sangat banyak jumlahnya.

Korwil Gempita Jateng, Agus Bintoro, S.I.P. yang juga hadir di acara koordinasi wilayah, mengungkapkan, Gempita siap menyukseskan program kementerian pertanian untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia di tahun 2045 dengan cara mengorganisasi para pemuda yang menganggur untuk menggarap lahan-lahan tidur, baik yang dikuasai oleh Swasta maupun oleh BUMN. “Mudah-mudahan program yang dijalankan oleh Gempita bisa sinergis dengan pemerintah daerah agar program ini dapat berjalan dengan baik sesuai yang dicanangkan,” cetus Agus Bintoro, S.I.P. dengan penuh harap. (PEWARTAnews)

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2018. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website