Headlines News :
Home » » Ibu Kandung Ketua Tanfidziyah Meninggal, PCNU Kota Yogyakarta Berduka

Ibu Kandung Ketua Tanfidziyah Meninggal, PCNU Kota Yogyakarta Berduka

Written By Pewarta News on Kamis, 20 April 2017 | 06.39

Suasana Sholat Ghaib untuk Hj. Siti Khafsah binti Chumaidi, berlangsung di Masjid Sultoni komplek Kepatihan (20/04/2017).
Yogyakarta, PEWARTAnews.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Yogyakarta, Kamis, 20 April 2017 dikejutkan dengan informasi meninggalnya Hj. Siti Khafsah binti Chumaidi (ibu kandung Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Yogyakarta K.H. Ahmad Yubaidi, S.H., S.Pd. C.N., M.H.)

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Yogyakarta H. Ahmad Yubaidi menginformasikan berita duka tersebut kepada warga NU Kota Yogyakarta. “Innaa lillahi wainnaa ilahi rojiun. Telah meninggal dunia Hj Siti Khafsah binti Chumaidi. Pada hari kamis tanggal 20 April 2017 pukul 5.45 pagi di rumah sakit Kanjuruhan Kepanjen Kab Malang Jawa Timur. Semoga diampuni dosanya dan diterima amal ibadahnya.” beber K.H. Ahmad Yubaidi, S.H., S.Pd. C.N., M.H.

Terkait peristiwa meninggalnya ibu kandung Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Yogyakarta, salahsatu wakil Katib PCNU Kota Yogyakarta H. Nunuk Ridjodjo Adi, S.Ag., M.Ag. berinisiatif dan melakukan sholat ghaib, yasinan dan tahlil atas meninggalnya Hj. Siti Khafsah binti Chumaidi. “Kita sebagai sesama muslim harus saling mendoakan. Ini semata-mata bukan karena hari ini ibu dari ketua NU (Kota Yogyakarta - red) meninggal dunia, tapi semata-mata kita sebagai sesama muslim sudah menjadi kewajiban saling mendoakan,” ucap H. Nunuk Ridjodjo Adi, S.Ag., M.Ag. saat memimpin Yasinan dan Tahlil usai melakukan shalat ghaib teruntuk Hj. Siti Khafsah binti Chumaidi (ibu kandung Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Yogyakarta K.H. Ahmad Yubaidi, S.H., S.Pd. C.N., M.H.) di Masjid Sultoni komplek Kepatihan, Kota Yogyakarta.

“Alhamdulillah, para pengasong Malioboro yang di bina pak Nunuk melakukan  shalat ghaib  setelah sholat Maghrib berjamaah. Usai shalat ghaib dilangsungkan bacaan surah Yaasiin dan  tahlil wabil khususun untuk Ibunda pak Ahmad Yubaidi,” ucap Rochmad salahsatu warga NU Kota Yogyakarta tidak lama setelah sama-sama melakukan shalat ghaib di Masjid Sultoni komplek Kepatihan, Kota Yogyakarta. (Jul / PEWARTAnews)

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2017. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website