Headlines News :
Home » » Puisi: "Bijaksana"

Puisi: "Bijaksana"

Written By Pewarta News on Senin, 03 April 2017 | 22.10

Julkifli. 
Jika malam penuh dengan kabut hitam, janganlah bertanya, mengapa pelangi tak mengindahkan bumi.

Yang ada hanya petir yang membakar setiap kutukan.

Sebab hanya kabut hitam disiang hari yang berhak untuk diperindahkan.

Engkau harus malu ketika malam diperindahkan dengan pelangi
Itu udah menjadi soal lain bagimu
Mengutarakan isi hati yang penuh dengan hitam
Maka dari itu kita harus menjaga 'keinginan'

Keinginan bukanlah segalanya
Tetapi butuh pengendalian diri wahai sang malam
Maka berbijak hatilah sebab kutukan mulai menyelimuti kita


Karya: Julkifli
Mahasiswa Sastra Indonesia di Universitas Pamulang. 
Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2018. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website