Headlines News :
Home » » KEPMA Bima-Yogyakarta Adakan Kajian Ilmiah tentang Konflik di Bima

KEPMA Bima-Yogyakarta Adakan Kajian Ilmiah tentang Konflik di Bima

Written By Pewarta News on Jumat, 02 Juni 2017 | 03.59

Suasana diskusi KEPMA Bima-Yogyakarta.
Yogyakarta, PEWARTAnews.com – Keluarga Pelajar Mahasiswa (KEPMA) Bima-Yogyakarta  telah sukses melaksanakan kegiatan kajian ilmiah pada hari Rabu, 31 Mei 2017 mulai  16:00-selesai, yang berlangsung di aula asrama Keluarga Pelajar Mahasiswa Bima “Putra Abdul Kahir” Yogyakarta.

Kegiatan ini diinisiasi penyelenggaraannya karena akhir-akhir ini marak terjadi konflik sosial antar desa di Kabupaten Bima. Bersamaan dengan itu, ada informasi penembakan masyarakat yang dilakukan oknum polisi saat pengamanannya. Aparat yang seharusnya megamankan konflik ini, malah ada oknum aparat yang bertidak berlebihan terhadap masyarakat dengan melakukan penembakan bebas. Maka atas peristiwa itu, KEPMA Bima-Yoggyakarta selenggarakan dialog publik ini megangkat tema “Menyorot Konflik Sosial dan Pelanggaran HAM di Bima”.

Agenda ini menghadirkan 2 pemantik. Pemantik pertama, disampaikan oleh Ketua Umum Keluarga Mahasiswa (KEPMA) Bima-Yogyakarta saudara Agus Salim,  dengan materi yang di sampaikan “konflik sosial”. Menurut Agus Salim, konflik sosial merupakan suatu proses sosial antara dua belah pihak yang berlainan kepentingan. Latar belakang adanya konflik ini karena adanya perbedaan yang sulit di temukan kesamaanya atau didamaikan, baik itu perbedaan kepandaian, ciri fisik, maupun pegetahuan. “Konflik itu ada konflik vertikal dan ada konflik horizontal,” bebernya.

Pemantik  kedua, disampaikan oleh Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah (UMY) Yogyakarta  saudara M. Ulfatur Akbar, S.IP., M.IP., materi yang di sampaikan tentang “Pelanggaran HAM di Bima”. Ulfatur Akbar mengatakan bahwasannya Hak Asasis Manusia (HAM) merupakan sesuatu yang sudah melekat pada diri seseorang, yang mereka peroleh dan meraka bawa sejak lahir. “Pelaggaran HAM disebabkan karena adanya beberapa faktor antara lain, faktor internal dan eksternal. Faktor internal itu mencakup, sikap egois atau terlalu mementingkan diri sendiri, rendahnya kesadaran HAM dan sikap tidak toleran. Sedangkan faktor ekternalnya mencakup, peyalahgunaan kekuasaan, ketidaktegasaan aparat hukum, penyalahgunaan tehnologi dan kesenjangan sosial ekonomi yang tinggi,” ketusnya.

Kedua pemantik tampil dalam satu panggung, untuk meperlancar jalanyanya diskusi maka didampingi oleh moderator saudara Erwin/Ebha (Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yogyakarta).

Selain diskusi, acara ini dirangkaikan juga dengan buka puasa bersama. Hadir pula Ketua Umum Pusat Studi Mahasiswa Pascasarjana (PUSMAJA) Yogyakarta saudara M. Saleh Ahalik, S.Pd., dan beliau pun meyampaikan beberapa pendapat berkaitan dengan bagaimana kita menyadarkan masyarakat untuk tidak melakukan konflik itu secara terus menerus. “Kita harus memberitahukan pada masyarakat bahwa konflik itu merugikan semua pihak, baik itu individu maupun semua kelompok masyarakat yang bernaung di daerah terjadinya konflik tersebut,” paparnya

Acara pun berjalan dengan lancar, saat diskusi terlihat meriah karena terjadi interaksi yang aktif antara peserta yang hadir dan para pemantik. Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh mantan Ketua Umum Pusat Studi Mahasiswa Pascasarjana (PUSMAJA) Yogyakarta saudara M. Jamil, S.H., Ketua Sanggar Seni dan Budaya Rimpu Yogyakarta Muhammad Edi Kuriawan Syafrudin, Ketua Umum Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) sudara Gajali, serta semua perwakakilan tiap-tiap organisasi di bawah naungan KEPMA Bima-Yogyakarta.


Penulis: Jumratun
Bidang Hubungan Masyarakat Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) / Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarukmo (STIPRAM) Yogyakarta.

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2018. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website