Headlines News :
Home » , » PC IPNU IPPNU Kabupaten Bantul Gelar Pelatihan Jurnalistik

PC IPNU IPPNU Kabupaten Bantul Gelar Pelatihan Jurnalistik

Written By Pewarta News on Senin, 18 September 2017 | 08.21

Suasana saat pelatihan Jurnalistik PC IPNU IPPNU Bantul.
Bantul, PEWARTAnews.com -- Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar (PC) IPNU IPPNU Kabupaten Bantul menggelar pelatihan jurnalistik pada hari Minggu (17/09/17) di Aula PC IPNU IPPNU Kabupaten Bantul, jalan Marsda Adi Sudjipto No. 45 Bantul, Kode Pos 55711, Yogyakarta.

Pelatihan jurnalistik ini di ikuti oleh seluruh pelajar Bantul yang dimulai dari pukul 08.30 – 12.30 WIB, adapun rangkaian acaranya pertama yakni menyanyikan mars IPNU IPPNU dengan dirjen Nur Istiana (20), kemudian dilanjut acara sambutan oleh Amin Khatimah (24), selaku Ketua panitia pelatihan jurnalistik.

Dalam pelatihan ini, PC IPNU IPPNU menghadirkan pemateri yang berkompeten dalam bidang tulis menulis. Pemateri pertama adalah Aguk Irawan, seorang sastrawan nan penulis best seller. Beliau menyampaikan bahwa menulis merupakan sesuatu yang urgent dalam kehidupan manusia. Dengan menulis, maka manusia ada. Karena menulis merupkan ladang beramal yang tiada habisnya, seperti hal-nya gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan tulisan.

Sejatinya, tulisan merupakan luapan emosi dan manifestasi jiwa seseorang, karena dengan menulis manusia bebas menuangkan apapun yang ada dalam benaknya sebagaimana kata sastrawan ulung, “Jika teriakanmu tidak didengar orang, maka menulislah sebagai luapan emosi dari kegundahanmu”. Selain daripada itu, Aguk Irawan juga berpesan kepada peserta pelatihan bahwa menulis harus istiqamah. Luangkan waktu untuk menulis, meskipun sebentar tapi continue itu lebih baik. "Waktu yang enak untuk menulis adalah pagi hari, karena otak masih fresh dan ide-ide cemerlang akan mudah didapat sembari mengamati hijaunya alam di pagi hari," bebernya.

Beliau juga menekankan penting nya seseorang mengenali dirinya sendiri (self confidence). "Dengan percaya diri dan yakin akan kemampuan yang dimilikinya, maka manusia akan hebat. Begitu halnya dengan bakat menjadi penulis. Setiap manusia berpotensi menjadi penulis, tergantung dari seberapa optimal dia menggali dan mengembangkan potensi tersebut. Bakat akan senantiasa melekat dalam diri manusia yang punya kemauan (will), keinginan dan semangat yang tinggi untuk mewujudkan sesuatu hal, termasuk menghasilkan sebuah karya yang berbentuk tulisan. Berjuang dan berproses merupakan suatu hal yang harus ditempuh manusia untuk menemukan rencana Tuhan yang ada dalam dirinya," sambungnya.

Dalam kaitan tersebut, Aguk Irawan berharap kepada generasi muda Indonesia, khususnya pelajar Bantul agar senantiasa melek literasi. "Bagaimana mungkin seseorang akan menyajikan tulisan yang bagus, padahal ia tidak rajin membaca? Indonesia merupakan negara yang mempunyai kualitas literasi rendah dibanding dengan negera-negara lain di dunia. Salah satu sebabnya karena kurang adanya rasa memiliki minimnya kesadaran bahwa manusia adalah makhluk intelektual. Inilah yang menjadi persoalan bangsa yang harus segera diatasi oleh semua elemen masyarakat, karena untuk membangun masyarakat yang haus literasi perlu adanya sinergisitas dari berbagai pihak," celotehnya.

Irawan mengatakan lebih lanjut, tidak ada penulis hebat yang menganggur. "Semua penulis mempunyai pekerjaan pokok serta rutinitas untuk membangun dan menggerakkan masyarakat. Tan Malaka, Buya Hamka, W.S. Rendra, Asma Nadia, Habiburrahman el Shirazy, Ahmad Fuadi, Paulo Choelho dll, mereka adalah penulis hebat yang aktif dimana-mana, sehingga menjadi penulis tidak lah hanya diam di kamar sambil membaca buku dan mengetik, jelas hal itu hanya akan membuntukan ide yang pada akhirnya berimplikasi pada sulitnya untuk menulis," ujar Aguk Irawan.

PC IPNU IPPNU juga menghadirkan pemateri Fatkhul Anas dari Majalaah Bangkit DIY. Dalam materinya, beliau menyampaikan tata cara penulisan artikel dan teknis-teknis jurnalistik kemudian latihan langsung membuat berita. "Untuk menjaga eksistensi NU kita pun juga harus melek media. Semoga pelajar IPNU IPPNU dapat bersama-sama megeksiskan media NU salah satunya membuat liputan berita ketika ada acara di PAC masing-masing, lalu dipublikasikan di medsos dan dikirim di majalah bangkit DIY maupun NU Online. Karena untuk membangun tatanan organisasi yang besar dan kuat dibutuhkan kerjasama dari semua pihak, termasuk IPNU IPPNU," beber Fatkhul Anas.


"Pelatihan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat menulis dan menggerakkan budaya literasi dikalangan Pelajar Bantul dan harapan kami setelah acara ini berakhir, peserta pelatihan dapat menghasilkan karya. Dengan berjuang, bertaqwa, berkarya dan berprestasi kelak dapat menjadi penulis-penulis hebat yang expert dibidangnya," ujar Wakil Ketua PC IPNU Bantul Miqdam Musawwa.


Penulis: Mukaromah
Ketua PAC IPPNU Kecamatan Sewon, Bantul DIY.

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2017. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website