Headlines News :
Home » » Kirab Gerebeg Santri jadi Puncak Kegiatan HSN di DIY

Kirab Gerebeg Santri jadi Puncak Kegiatan HSN di DIY

Written By Pewarta News on Sabtu, 28 Oktober 2017 | 09.25

Salahsatu rangkaian acara hari santri di DIY. 
Yogyakarta, PEWARTAnews.com -- Rangkaian peringatan hari santri nasional (HSN) 2017 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Daerah Istimewa Yogyakarta akan dilaksanakan pada Minggu (29/10) besok.

Sebagai acara puncak, akan digelar Kirab Gerebeg Santri. Kirab akan dilaksanakan di sepanjang Jalan Malioboro dengan mengambil start dari Gedung DPRD DIY dan finish di Alun-Alun Utara. Peserta kirab terdiri perwakilan pesantren yang ada di DIY. Antara lain Al Munnawir dan Ali Maksum (Krapyak), Al Imdad, Nurul Iman (Bantul), Nurul Haromain, Pesawat (Kulonprogo), As Salafiyah (Mlangi), Sunan Pandanaran dan Darul Yatama (Sleman), Al Mumtaz (Gunungkidul), Ulul Albab (Kota Yogyakarta), Nurul Ummah Putra/Putri (Kota Yogyakarta), Hidayatul Mubtadi-ien (Kota Yogyakarta), Albarokah (Kota Yogyakarta), dan sebagainya. Selain itu, ada juga perwakilan dari elemen organisasi dibawah NU. Seperti Muslimat, GP Ansor, Banser, IPNU, IPPNU, PMII, Pagar Nusa, LP Maarif, LAKPESDAM dan lain-lain. "Jumlah Peserta kirab sekitar 3 ribu orang," ujar Ketua Panitia HSN DIY KH Muhammad Labib kemarin (26/10/2017).

Dijelaskan Labib para peserta kirab tidak hanya berjalan menyusuri Jalan Malioboro saja. Setiap kafilah kirab, akan mengusung tema dan dipentaskan sepanjang perjalanan. "Sekadar bocoran saja, tema yang diusung antara lain keberagaman, kebhinnekaan, tokoh NU dan dunia serta menampilkan kesenian khas pesantren," ungkap Labib.

Labib menjelaskan setelah selesai kirab, para peserta akan berkumpul di Alun-Alun Utara untuk mengikuti sesi pengumuman pemenang. "Kirab akan dinilai dan yang terbaik akan mendapatkan uang pembinaan," serunya sambil menjelaskan ada juga doorprize yang disediakan untuk peserta.

Koordinator acara Gus Zar'anudin menambahkan selain kirab, puncak HSN DIY juga akan diwarnai dengan pengibaran bendera di Puncak Merapi. Bendera yang dikibarkan yakni Merah Putih, Nahdlatul Ulama dan Ayo Mondok.

Ada sekitar 30 orang santri pecinta alam yang akan ikut dalam pengibaran bendera ini. "Dijadwalkan pengibaran bendera dilakukan pagi hari pas terbitnya matahari dengan terlebih dulu dilakukan upacara bendera," teranganya.

Rangkaian acara HSN DIY sebenarnya sudah dimulai sejak awal Oktober lalu. Beberapa kegiatan yang sudah digelar antara lain Sarasehan Pesantren di PP Al Mumtaz dan Al Munnawir serta Turnamen Futsal antar Santri yang digelar di Pyramid Futsal.

Selain di DIY, peringatan HSN juga digelar oleh pengurus NU di Kabupaten dan Kota. Kegiatan meliputi upacara bendera, kirab, expo santri, lomba melukis untuk siswa PAUD dan TK serta lomba fashion show dan paduan suara untuk ibu-ibu muslimat. (*)
Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2018. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website