Headlines News :
Home » , » Akibat Ulah Manusia

Akibat Ulah Manusia

Written By Pewarta News on Rabu, 22 November 2017 | 22.11

PEWARTAnews.com -- Cerah-ceria bergelinang cahaya dunia. Mengikis kesegaran yang ada di alam semesta. Terkucur bintik-bintik neraka di dada. Siang malam terus tidak memunculkan keakraban, itulah keresahan yang terus menggerogoti tubuh. Terasa tidak ada surga di bulatan neraka sekejap.

Daun-daun lelah bagai terbakar orang yang berladang. Hembusan nafas neraka melelehkan pepohonan dan dedaunan, rumput-rumput bagai tikar pandan yang siap dibakar. Air dunia meresap tanpa sadar, akan penghuni dataran bumi. Hewan-hewan bertebaran mencari jejak surga di setiap sudut-sudut alam untuk menenangkan jiwa dan raganya dalam mencari secuil keringat alam untuk menunjang kehidupan.

Manusia kebingungan bagaikan gempa bumi yang menggetarkan lantai pengistrahatan. Memikirkan ketenangan yang menyerang jasad. Harapan tetesan surga terus menggebu, menunggu kasih sayang dari-Nya. Dugaan terus menghantui, salah apa dan siapa, atas tertimpanya ketidakdamaian di wadah pengistirahatan. Hiruk-pikuk bagai kiamat memuntahkan isi bumi.

Rukuk dan sujud mengharap tercurahkan bintik-bintik surga, salah dan dosa disadari, tapi tidak diketahui. Merumpun doa-doa yang akan disetor kepemilik langit-bumi, menunggu anugerah tercurah, bagai kucuran langit yang menimpa lantai bumi.

Ketidakrukukan memancing amarah pemilik jagad raya. Pertumpahan darah menghilangkan rasa persaudaraan. Rasa sombong, menganggap diri lebih, dan merendahkan orang lain adalah sifat yang hina-dina. Kesatuan untuk arak-arakan menopang kekuatan syaitan. Durhakamu untukmu, angkuhmu untukmu, semua amalmu untukmu. Naar menunggu yang berkumuran dosa sedang jannah menanti yang melimpah ruah amal kebajikan.

Dunia sudah tidak bersahabat ataukah manusia yang sudah tidak bersahabat dengan alam yang terbentang luas ini? Nikmat-Nya tidak terhitung tetapi kita mengingkari. Kemarahan anak surga bukan kemauannya sendiri, sedang meresapnya keringat surga bukan kehendak-Nya. Apakah kamu tau salah itu apa?


Karya: Saharudin, S.Pd., M.Pd.I.
Dosen STIE Muhammadiyah Berau / STIT Muhammadiyah Berau / Dosen STIPER BERAU / Pemuda Asal Bima NTB /saharudin.yuas178@gmail.com
Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2017. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website