Headlines News :
Home » , , » PSKH Sukses Gelar Kompetisi Debat Politik Se-Jawa dan Seminar Nasional

PSKH Sukses Gelar Kompetisi Debat Politik Se-Jawa dan Seminar Nasional

Written By Pewarta News on Selasa, 21 November 2017 | 00.21

Sri Sultan Hamengkubuwono X saat mengisi materi Seminar Nasional.
Yogyakarta, PEWARTAnews.com – Pusat Studi dan Konsultasi Hukum (PSKH) Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sukses menggelar acara Kompetisi Debat Politik-Hukum Se-Jawa dan seminar nasional yang diselenggapakan di Gedung Prof. Soenarjo (Convention Hall) lantai 1 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (20/11/2017). Suasana ruang kegiatan disesaki oleh para peserta kompetisi debat dan peserta seminar nasional yang datang dari berbagai instansi.

Acara tersebut diawali dengan final Kompetisi Debat Politik-Hukum Se-Jawa. Tim Jendral Soedirman bertemu dengan Tim Bung Tomo. Keduanya saling beradu argumen di hadapan dewan juri dan para penonton. Setelah berdebat cukup alot, akhirnya debat tersebut dimenangkan oleh Tim Bung Tomo. Mereka berhasil mendapat predikat juara 1 setelah dimenangkan oleh 6 juri dari 7 juri yang ada.

Gedung Prof. Soenarjo (Convention Hall) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta semakin dipadati oleh orang-orang ketika Prof. Yusril Ihza Mahendra, M.Sc. masuk ke dalam ruangan. Salah satu pakar hukum tata negara Indonesia itu menjadi pembicara dalam seminar nasional yang bertemakan: “Ke-Bhinneka-an dan Masa Depan Indonesia, Peran Pemuda dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI”. Yusril dalam pemaparannya mengatakan bahwasannya hukum di Indonesia harus meliputi integrasi dari Hukum Adat, Hukum Islam dan hukum nasional (warisan Belanda). Hal ini dikarenakan Indonesia adalah negara yang plural, yang juga mengedepankan nilai-nilai ke-Islaman.

Selain menghadirkan Prof. Yusril, PSKH juga menghadirkan Sri Sultan Hamengkubuwono X (Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta). Sultan berbicara di hadapan para peserta seminar agar senantiasa menjaga dan memelihara kearifan lokal (local widom) yang ada. Sebab, keanekaragaman yang ada di Indonesia merupakan sebuah kekuatan. “Menurut pendapat saya, maka itu bukanlah kelemahan, tetapi mestinya menjadi kekuatan,” tutur Sultan. Seminar nasional tersebut juga dihadiri oleh Puguh Dwi Kuncoro dari Yayasan Indonesia Youth Dream yang memandang dari perspektif pemuda.

Kedua acara tersebut merupakan rangkaian acara Pekan Hukum 2017. Sebuah agenda tahunan dari Pusat Studi dan Konsultasi Hukum (PSKH) Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sebelumnya telah dilaksanakan Sekolah Hukum. Pekan Hukum tahun ini sendiri mengusung tema: “Merajut Ke-bhinneka-an, Mewujudkan Supremasi Hukum, Mengejawantahkan Persatuan Bangsa”. Tema ini diusung dengan maksud dan tujuan agar senantiasa menjaga dan memelihara keutuhan NKRI di tengah problematika yang ada saat ini.
Suasana Final Kompetisi Debat Politik-Hukum Se-Jawa.

Pusat Studi dan Konsultasi Hukum (PSKH) adalah salah satu UKM fakultas yang ada di lingkungan Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogykarta. Pada tahun ini, PSKH merayakan ulang tahun (dies natalies) yang ke-26. Pekan Hukum 2017 sendiri adalah agenda yang dilaksanakan dalam rangka merayakan lahirnya PSKH.


Penulis: Aji Baskoro
Panitia Bidang PDD Pekan Hukum PSKH 2017.

Share this post :

+ komentar + 1 komentar

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2018. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website