Headlines News :
Home » » Tujuan

Tujuan

Written By Pewarta News on Selasa, 20 Februari 2018 | 16.20

Ilustrasi. Foto: Sastro Jendro.
PEWARTAnews.com -- Pada suatu siang yang sangat terik, sekelompok pekerja sedang sibuk membangun sebuah rumah rumah besar nan megah. Kemudian melintaslah seorang pria paro baya.

"Apa yang sedang kau kerjakan?" tanya pria itu kepada tukang bangunan pertama yang ditemuinya.

Tukang itu, tanpa menoleh sedikit pun, menjawab dengan nada ketus.

"Hei pria tua, kamu tidak lihat ya? Yang aku kerjakan di bawah terik matahari ini ya menggali lubang pondasi dan bekerja sebagai kuli bangunan!!"

Pria itu pun tersenyum, lalu beralih kepada pekerja kedua yang dilihatnya. "Hai anak muda, apa yang sebenarnya yang engkau kerjakan ini..?"

Pekerja kedua itu pun menoleh. Wajahnya yang ramah tampak sedikit ragu. "Saya tidak tahu pasti, tapi kata Pak Mandor di sini, kami sedang membuat sebuah rumah besar, Pak."

Tidak puas dengan jawaban pekerja kedua, pria itu pun menghampiri pekerja ketiga, lalu menanyakan hal yang sama kepadanya. Pekerja ketiga itu pun tersenyum lebar. Ia menghentikan pekerjaannya sejenak, lalu dengan wajah berseri-seri berkata berkata kepada pria itu.

"Bapak, kami sedang membuat sebuah bangunan yang luar biasa megahnya. Mungkin saat ini bentuknya belum begitu jelas. Tetapi saya sangat yakin, jika selesai, rumah ini akan tampak paling indah, megah dan menawan di daerah perumahan ini, serta semua orang yang melihatnya pasti akan berdecak kagum. Itulah yang saya kerjakan Pak," jelas pemuda itu dengan penuh semangat.

Mendengar jawaban pekerja ketiga, pria itu yang ternyata adalah pemilik bangunan yang sedang dikerjakan itu pun merasa puas dan segera menaikkan jabatannya menjadi kepala tukang bangunan dari rumah yang sedang di bangun itu.

Sahabat....
Demikian pula juga yang berlaku dalam hidup ini. Banyak orang tidak tahu mengapa mereka terlahir ke dunia ini.

Mereka hanya disibukkan oleh segala bentuk “perjuangan” untuk hidup, sehingga tidak peduli pada tujuan hidupnya. Banyak dari mereka melihat segala sesuatu dari pandangan yang sempit dan negatif, seperti contohnya adalah pekerja pertama.

Sebagian lagi, adalah tipe pengikut, follower yaitu orang-orang yang punya pandangan samar-samar tentang hidup mereka. Mereka hanya pengikut mereka yang dianggap sukses. Sepertinya begini… kayaknya sih begitu… Tapi pastinya? Mereka tak tahu menahu, serta tak punya ide dan inisiatif!

Sisanya yang hanya segelintir, karena memang tak banyak jumlahnya adalah golongan terakhir, orang yang mengerti tujuan hidupnya, menemukan visi serta jati diri mereka di dunia ini. Mereka yang tidak sekadar hidup, namun adalah orang-orang yang hidup dalam arti yang sebenar-benarnya, urip yang urup!...

Jika Anda berpikir, “Aduh sebentar lagi February akan habis, kerjaan bulan ini masih banyak dan tidak ada waktu berlibur, capek banget rasanya dan banyak orang kerjanya cuma mengeriti, menyesali dan membuat emosi." Barangkali Anda harus melakukan kontemplasi untuk melihat kembali atau menemukan arah dan tujuan hidup Anda.

Orang bijak berkata, ”Tujuan tanpa perbuatan adalah mimpi siang bolong,Perbuatan tanpa Tujuan adalah kesia siaan,Tujuan disertai perbuatan adalah merubah dunia.”


Penulis: Sastro Jendro
GP ANSOR Kota Yogyakarta

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2017. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website