Headlines News :
Home » , » Pemuda KUB TIRTA Gempita Gemparkan Pertanian Bantul

Pemuda KUB TIRTA Gempita Gemparkan Pertanian Bantul

Written By Pewarta News on Senin, 23 April 2018 | 06.21

Pusat pembuatan pupuk organik di Bantul.
Bantul, PEWARTAnews.com -- Program Regenerasi petani yang diluncurkan Menteri Pertanian (Mentan) Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP melalui Gerakan Nasional Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gernas Gempita) berbuah manis. Kali ini sekelompok pemuda yang tergabung dalam Kelompok Usaha Berusaha (KUB) berhasil ciptakan inovasi pupuk organik tidak tanggung-tanggung pemakaian inovasi kelompok pemuda ini dongkrak 60% produksi petani.

Jajaran Koordinator Gerakan Nasional Gempita secara khusus meninjau pusat Pengolahan dan Produksi KUB Tirta Gempita di Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada hari Minggu, 22 April 2018.

Seiring makin maraknya para petani menggunakan pupuk kimia pengusir hama mengundang keprihatinan. Berangkat dari rasa prihatin tersebut Kelompok Usaha Bersama pertanian disingkat KUB mencoba ber inovasi dengan menciptakan pupuk cair organik berkualitas tinggi yang mampu meningkatkan hasil produksi para petani," ujar Sugiarto Korwil Gempita DIY.

Salah satu kepedulian tersebut muncul dari Kelompok Usaha Bersama Tirta Gempita DIY yang bernaung di bawah Gerakan Pemuda Tani (GEMPITA) luncuran Mentan Amran berbuah bukti. KUB ini berhasil menciptakan Pupuk Cair Organik yang sangat ampuh mengusir hama dan memaksimalkan hasil produksi panen para petani.

Menurut Ketua KUB Tirta Gempita DIY Sunardi, KUB sendiri berjuang untuk Meningkatkan peran pemuda/petani muda dalam mendukung program prioritas Kementerian Pertanian dan Menumbuhkan kelembagaan ekonomi yang dikelola pemuda/petani muda dalam rangka membangun daya saing dan posisi tawar dengan pelaku usaha lain.

"Terkait hal tersebut KUB kami fokus untuk pengembangan Pupuk Organik sebagai karya yang kami akan persembahkan buat pelaku Pertanian/pemuda tani seluruh Indonesia agar hasil panen yang diharapkan para petani lebih memuaskan," tutur Sunardi

Lanjut Sunardi, salah satu bukti yang menakjubkan dari pupuk cair organik ini adalah kemampuan menumbuhkan tembakau secara subur diatas media Batu, selain itu penggunaan pupuk organik juga bisa meningkatkan hasil panen yang cukup membanggakan, “Untuk Gunungkidul saja hasil panen petani meningkat hingga 60 persen setelah beralih menggunakan pupuk organik produksi KUB Tirta Gempita tersebut,” sebut Sunardi.

"Pupuk cair ini juga mampu menghemat biaya produksi, karena selain sebagai pupuk, pupuk cair bisa digunakan sebagai bahan aktif untuk mempercepat pembuatan kompos atau pupuk kandang yang bekerja dalam proses pembusukan dan pematangan,” tambahnya.

Kornas Gempita Andi Anugerah Wijaya yang mengunjungi pusat Kegiatan produksi KUB Tirta Gempita menyebut inovasi ini bukti kehadiran pemuda akan berdampak positif bagi menjawab persoalan yang ada di petani.

Anugerah menegaskan, KUB sebagai kelembagaan tani bagi pemuda untuk memberikan layanan cepat dan  cikal bakal terbentuknya Korporasi petani disetiap kecamatan.

"KUB akan jadi wadah belajar dan bekerja pemuda, dimana pertanian kita dapat dioptimalkan berkat pemuda dari hulu hingga hilirnya. Ini amanah Presiden Jokowi, pemuda harus kembali rebut kesempatan bekerja di sektor pertanian yang sangat menjanjikan," pungkas Anugerah. (PEWARTAnews)

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2017. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website