Headlines News :
Home » , » Ragam Lomba Semarakkan Harlah PP Ulul Albab Balirejo Yogyakarta

Ragam Lomba Semarakkan Harlah PP Ulul Albab Balirejo Yogyakarta

Written By Pewarta News on Minggu, 01 April 2018 | 05.59

Suasana saat perayaan Harlah PP Ulul Albab Balirejo, 01/04/2018.
Yogyakarta, PEWARTAnews.com -- Hari Minggu, 1 April 2018 banyak pengasuh dan santri TPA se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti acara semarak lomba yang diadakan oleh Pondok Pesantren Ulul Albab Balirejo Yogyakarta.

Pondok yang terletak di Jalan Balirejo Muja-Muju ini diserbu peserta dari berbagai daerah yang berada di DIY untuk mengikuti berbagai aneka lomba.

Macam lomba yang diadakan antara lain Musyabaqoh Tilawatil Quran (MTQ), lomba Mewarnai Huruf Arab, lomba Dai Cilik, dan Lomba Adzan.

Acara meriah dan sukses diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Pengasuh Pondok Pesantren Ulul Albab Balirejo Yogyakarta H. Ahmad Yubaidi, S.H., S.Pd., M.H. dalam sambutannya menyampaikan bahwasannya dalam mengisi bulan rajab yang merupakan salah satu bulan haram diwarnai dengan kegiatan bermanfaat  yang bersifat meningkatkan hubungan sesama manusia (hablum minannas). "Perbanyak perbuatan kebajikan seperti lomba-lomba yang akan diadakan untuk mencetak pribadi yang berakhlak mulia, toleran, modern, guyub dan rukun, serta ikhlas, jujur. Kepribadian yang dibentuk dari lomba ini sangat dibutuhkan untuk menjadi pemimpin bangsa Indonesia saat ini dan yang akan datang," ucap Ahmad Yubaidi.

Saat menyampaikan sambutan, ada peristiwa unik yang dilakukan oleh pengasuh PP Ulul Albab Balirejo Yogyakarta ini memberikan kuis berhadiah secara spontan, ternyata anak-anak bisa menjawab. "MPR telah mengamanden UUD Negara Republik Indonesia 1945 berapa kali?," ucap Ahmad Yubaidi dalam kuisnya. Lalu secara spontan salahsatu hadirin/peserta yang bernama Siti Fatimah mengacungkan tangan dan menjawab, "Empat kali," jawab Siti. Hadiah pun langsung diberikan oleh pengasuh yang juga seorang Dosen terbang UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.

Di sela-sela lomba da'i cilik ada spontanitas anak-anak dilatih menolak hoax (kebohongan yang dibuat dengan tujuan jahat). Mereka berpendapat bahwa hoax harus diperangi karena bisa menyesatkan dan bisa membunuh karakter secara jahat.

Kegiatan lomba ditutup dengan pengumuman pemenang lomba lomba serta ditutup dengan doa bersama.

Para pengasuh TPA dan anak-anak terlihat gembira, terutama karena mereka mendapatkan kesempatan melatih untuk bersaing dan mereka juga mendapatkan hadiah dan sertifikat sebagai peserta.

Dalam akhir sambutannya, pengasuh PP Ulul Albab ini mengharapkan dukungan dari berbagai pihak untuk menunjang kegiatan-kegiatan yang dilakukan pondok pesantren.  "Kegiatan yang mencetak generasi berakhlak mulia seperti ini perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak, pemerintah, masyarakat, dan perusahaan yang mempunyai CSR. Masa depan Indonesia ada pada generasi muda dan tanggung jawab serta partisipasi kita semua," bebernya. (PEWARTAnews)
Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2017. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website