Headlines News :
Home » » Ricco Bekali Mahasiswa Hukum Jogja dengan Pengetahuan Dasar Notaris

Ricco Bekali Mahasiswa Hukum Jogja dengan Pengetahuan Dasar Notaris

Written By Pewarta News on Minggu, 13 Mei 2018 | 16.23

Ricco Survival Yubaidi (berbaju batik) saat menerima kenang-kenangan dari DPC PERMAHI DIY.
Bantul, PEWARTAnews.com -- 50 peserta yang terdiri dari mahasiswa Hukum se-Daerah Istimewa Yogyakarta mengikuti Masa Perkenalan Calon Anggota (MAPERCA) ke XXI DPC PERMAHI DIY. Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari (12-13 Mei 2018) di Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Ambarbinangun Disdikpora DIY tersebut mengangkat tema “Terbinanya Kader PERMAHI yang Harmonis, Berintegritas dan Menjunjung Azas Kekeluargaan dalam Bingkai Kebhinekaan.”

Perhimpunan Mahasiswa Hukum (PERMAHI) DIY merupakan organisasi kader profesi hukum yang bukan organisasi masa, independen dan tidak berdiri maupun memihak pada salah satu golongan tertentu ataupun kelompok agama/daerah. Kegiatan MAPERCA diselenggarakan dalam rangka membuka perekrutan Calon Anggota Baru dan bertujuan untuk menambah khazanah wawasan tentang ke-PERMAHIAN, Sejarah PERMAHI, dan Ilmu seputar Profesi Hukum dan Keorganisasian.

Dalam rangka menyiapkan bekal kepada para peserta sebagai kader profesi hukum yang berintegritas dan menjunjung tinggi asas kekeluargaan, PERMAHI yang dinahkodai oleh Ketua Umum DPC PERMAHI DIY Rouf Fajrin Widiantoro, S.H., dan Ketua Panitia MAPERCA XXI Wenten Arianto menghadirkan beberapa pembicara yang aktif di bidang profesi masing-masing seperti Jaksa, Hakim, Pengacara dan Notaris.

Salah satu pembicara yang turut hadir, Ricco Survival Yubaidi, S.H., M.Kn. menjelaskan materi dasar profesi kenotariatan. Dalam sesi tersebut dijelaskan pengertian, fungsi, kewajiban maupun larangan dari seorang pejabat Notaris dan PPAT. "Profesi Notaris diatur sebagaimana melekat segala peraturan dalam menjalankan jabatan pada Undang-Undang Nomor 30 tahun 2004 jo. Undang-Undang Nomor 2 tahun 2014 dan Kode Etik Notaris," ucap Ricco pada 12/05/2018 disela-sela acara berlangsung.

 Lebih jauh Ricco menyampaikan, "Apabila nantinya para kader PERMAHI ingin mengabadikan diri menjadi Notaris dan PPAT, maka harus mampu memiliki integritas, berani dan tegas dalam mengakomodir setiap pembuatan akta," bebernya.


Kegiatan MAPERCA berlangsung dengan cukup antusias diikuti sesi tanya jawab antar pemateri dan peserta. Pada akhir pelaksanaan acara, para peserta mengikuti pengukuhan sebagai Kader PERMAHI. (rls / PEWARTAnews).
Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2017. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website