Headlines News :
Home » » KEPMA Bima-Yogyakarta Gelar Yasinan, Doa Bersama dan Buka Posko Peduli Lombok NTB di Yogyakarta

KEPMA Bima-Yogyakarta Gelar Yasinan, Doa Bersama dan Buka Posko Peduli Lombok NTB di Yogyakarta

Written By Pewarta News on Jumat, 10 Agustus 2018 | 07.37

Ketua Posko Tanggap Bencana KEPMA Bima Yogyakarta Ismail, S.H.I. (baju hitam) saat menerima bantuan untuk korban Gempa Lombok NTB.
Yogyakarta, PEWARTAnews.com --  Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) diguncang gempa. Akibat gempa tersebut, banyak kalangan menaruh simpati atas peristiwa yang memilukan itu, diantaranya para mahasiswa Bima dan lembaga yang bernaung dalam Keluarga Pelajar Mahasiswa (KEPMA) Bima-Yogyakarta. Akibat peristiwa gempa tersebut, KEPMA Bima-Yogyakarta menggelar acara Yasinan, Doa Bersama dan juga membuka Posko Bencana di Asrama Bima Yogyakarta untuk Korban Gempa NTB. Acara yasinan, do'a bersama serta peresmian posko ini dilaksanakan pada hari Senin, 06/08/2018 malam di Aula Asrama Bima Yogyakarta. Posko yang dibentuk ini sebagai penanggungjawabnya adalah lembaga KEPMA Bima-Yogyakarta dan tidak terlepas juga adanya dorongan dari Forum Silaturrahim Weki Ndai-Mbojo Yogyakarta.

Ketua Posko KEPMA Bima-Yogyakarta Ismail, S.H.I. membeberkan bahwasannya terbentuknya posko ini disebabkan adanya kesepakatan bersama karena melihat animo mahasiswa Bima di Yogyakarta yang begitu banyak ingin berkontribusi untuk membantu korban gempa Lombok namun belum begitu masif dalam pengkoordinirannya. "Harapannya, dengan adanya posko yang dibentuk KEPMA Bima-Yogyakarta, mahasiswa Bima semakin masif lagi mengkoordinir penggalangan dana untuk korban gempa di Lombok, hari ini kita lakukan sebagai bentuk solidaritas kita terhadap musibah gempa yang datang bertubi-tubi menimpa keluarga kita di Lombok dan sekitarnya. Dengan adanya posko yang telah kita buka, teman-teman Bima dapat mengumpulkan hasil galangan dananya di Asrama Bima Yogyakarta," ucap Ismail.

Pengurus KEPMA Bima-Yogyakarta Amar Rifai berterimakasih atas kekompakan dan jiwa solidaritas tinggi mahasiswa Bima yang ada di Yogyakarta. Kata Amar, semangat kebersamaan itu sudah sejak lama melekat dan mendarahdaging pada jiwa mahasiswa Bima yang studi di kota gudeg Yogyakarta. "Saya mewakili pengurus KEPMA menyambut baik inisiatif kita untuk membantu dan mendoakan saudara-saudara kita yang kena musibah di Lombok NTB. Ini merupakan bukti bahwa jiwa solidaritas kita begitu sangat tinggi," beber Amar.

Dalam momentum yang sama, Ketua Forum Silaturrahim Weki Ndai-Mbojo Yogyakarta Bukhari, S.T., C.F.P. mengingatkan kepada mahasiswa Bima ketika terjun penggalangan dana diharapkan untuk tertib dan menjunjung tinggi kerukunan masyarakat Yogyakarta. "Adik-adik ketika terjun menggalang dana diharapkan tertib dan menjaga sopan santun. Selain itu, ketika nanti telah selesai masa penggalangan dana usahakan jangan lupa untuk menyampaikan ucapan terimakasih secara terbuka. Sukur-sukur ucapan tersebut dilakukan melalui media massa agar semua masyarakat bisa melihatnya," kata Bukhari.

Struktur kepanitiaan Posko Bencana Gempa Lombok NTB bentukan KEPMA Bima-Yogyakarta, Ketua: Ismail, Sekretaris: Amar Rifai, Bendahara: Mir'atun Syarifah dan Nurfaidah, Humas: Arif Rahman, Ilmidin dan Suryadin.

Lebih jauh, Ismail, S.H.I. mengatakan bahwasannya sampai pada hari Sabtu, 4 Agustus 2018 mahasiswa Bima sudah mengumpulkan lebih dari 26 juta untuk korban gempa di Lombok. “Alhamdulillah, sampai hari Sabtu kemarin mahasiswa Bima sudah menggalang dana sampai 26 juta lebih. Jumlah tersebut akan terus bertambah, karena sampai hari ini mahasiswa Bima masih terus penggalangan dana.  Uang 26 juta lebih tersebut sudah disalurkan melalui teman-teman IKPM Lombok.” Ucap Ismail pada hari Senin, 6 Agustus 2018

Sebelum Posko KEPMA Bima-Yogyakarta dibentuk, mahasiswa Bima per Sabtu, 4 Agustus 2018 sudah mengumpulkan Rp. 26.459.200,- (dua puluh enam juta empat ratus lima puluh sembilan ribu dua ratus rupiah) dan disalurkan langsung oleh lembaga-lembaga dibawah naungan KEPMA Bima-Yogyakarta kepada Posko Gempa Lombok yang dikoordinir oleh IKPM Lombok. Data sumbangan mahasiswa Bima yang masuk di Posko yang dikoordinir IKPM Lombok, Hari Pertama, Selasa 31/07/2018, Sanggili (Bima) berhasil mengumpulkan Rp.2.072.000,-. Hari Kedua, Rabu 01/08/2018, Mahasiswa Wawo (Bima) = Rp 842.500,-, FORKASY (Bima) = Rp.2.023.600,-, Naganuri (Bima) = Rp 1.772.400,-. Sanggili (Bima) = Rp 2.135.000,-. Hari Ketiga, Kamis 02/08/2018, PM-KOBI (BIMA) = Rp.730.000,-, 4 Serangkai (Bima) = Rp.9.548.600,-. Hari Keempat, Jum'at, 03/08/2018, Sanggili (Bima) = Rp.1.540.200,-, IPMLY (Bima) = Rp.2.191.700,-. Hari Kelima, Sabtu 04/08/2018, PUSMAJA Mbojo-Yogyakarta (Bima / Mbojo) = Rp.1.376.000,-, FIMNY (Bima) = Rp.2.227.200,-. Total keseluruhan Rp.26.459.200,-.

Pada saat kegiatan yasinan dan Doa bersama tersebut, dipimpin oleh Sesepuh Weki Mbojo Ust. H. M. Abdullah. Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Ketua Forum Silaturrahim Weki Ndai-Mbojo Yogyakarta Bukhari, S.T., C.F.P., Ketua Umum PUSMAJA Mbojo-Yogyakarta Periode 2015-2017 M. Jamil, S.H., Ketua Umum PUSMAJA Mbojo-Yogyakarta Periode 2017-2018 M. Saleh Ahalik, S.Pd., M.Pd., Direktur  PUSMAJA Mbojo-Yogyakarta Ilmidin, S.K.M., Ketua Asrama Bima-Yogyakarta M. Lubis Arham, S.Pd., M.Pd., dan juga perwakilan semua lembaga dibawah naungan KEPMA Bima-Yogyakarta.

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2017. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website