Headlines News :
Home » » Konsolidasi APKLI, Hafidh Asrom: Pedagang Kali Lima Perlu Tingkatkan Kapasitas Usaha

Konsolidasi APKLI, Hafidh Asrom: Pedagang Kali Lima Perlu Tingkatkan Kapasitas Usaha

Written By Pewarta News on Senin, 13 Agustus 2018 | 20.19

Anggota DPD RI Hafidh Asrom saat memberikan arahan dalam pertemuan APKLI, 13/08/2018.
Bantul, PEWARTAnews.com -- Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) menggelar pertemuan  di RM Anas Mandiri Wonokromo Jejeran Pleret Bantun pada tanggal 13 Agustus 2018. Pertemuan tersebut merupakan pertemuan sosialisasi dan konsolidasi pengurus DPD dan DPC se Kabapaten Bantul yang sekaligus dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina dan Pelindung APKLI Daerah Istimewa Yogyakarta, Bapak Drs. H. Hafidh Asrom, MM.

Di Yogyakarta, ada ribuan pedagang kaki lima. Mereka mengais rejeki tersebar diseantero Yogyakarta termasuk di obyek-objek wisata. Mereka, para pedagang kaki lima tersebut tergabung dalam organisasi Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI).

Sebagai ketua pembina dan pelindung DPW APKLI DIY, Hadidh Asrom mempunyai komitmen yang tinggi untuk mengawal, berdialog dan berupaya mencarikan solusi yang terbaik dari persoalan-persoalan yang di hadapi APKLI. "Saya selalu menyempatkan diri untuk dialog dan mencari solusi terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi para pedagang kaki lima. Termasuk tadi melakukan dialog dan koordinasi bersama pengurus DPD dan DPC APKLI se kabupaten Bantul," beber Hafidh Asrom.

Dalam pertemuan yang sangat produktif itu, Hafidh Asrom menyampaikan juga beberapa point penting yang menjadi perhatiannya untuk para pedagang kaki lima di DIY. Kata Hafidh Asrom, pedagang kaki lima harus kreatif dan produktif menangkap peluang usaha yang ada di tempat-tempat strategis di DIY. "Pedagang Kaki Lima (APKLI Bantul) diharapkan untuk senantiasa produktif dan kreatif menangkap peluang usaha, khusus dengan akan dibangunnya JJS (jalan Jogja Selatan)," ucapnya.

Untuk menunjang komitmennya, Hafidh Asrom akan memaksimalkan peran dan jaringannya agar memudahkan para pedagang untuk akses dana sebagai modal memperkuat pengembangan usaha para pedagang kaki lima.  "Saya mendorong pedagang kaki lima untuk meningkatkan kapasitas usaha dengan cara menambah permodalan, dalam hal ini saya siap membantu pedagang kaki lima mengakses modal ke Bank BRI dengan skema KUR tanpa jaminan," cetusnya.

Selain mengandalkan ketekunan dan bekerja keras, Hafidh Asrom juga membagi pengalamannya dalam hal adanya campurtangan kekuatan ilahi ketika adanya kesuksesan usaha berbisnis. Oleh karenanya, kata Hafidh Asrom, kita harus rajin menjalankan ibadah wajib dan juga ibadah sunnah lainnya agar rezeki yang kita dapat barokah dan juga berlimpah. "Momen ini saya berbagi pengalaman memajukan usaha dengan mengedepankan spirit spiritual, dengan rutin menjalankan ibadah sholat dhuha, dengan harapan rizkinya melimpah dan barokah," ungkapnya. (PEWARTAnews)
Suasana saat pertemuan APKLI, 13/08/2018.

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2017. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website