Headlines News :
Home » » KSD Jogja Gelar Diskusi bertajuk "Membangun Nalar Logis"

KSD Jogja Gelar Diskusi bertajuk "Membangun Nalar Logis"

Written By Pewarta News on Kamis, 30 Agustus 2018 | 10.22

Suasana Diskusi yang diselenggarakan KSD, 30/08/2018.
Yogyakarta, PEWARTAnews.com -- Menterjemahkan kegelisahan, bukanlah hal mudah untuk dilakukan. Apalagi mengkalkulasikannya dalam bait kalimat sederhana.

Komunitas Senang Diskusi (KSD) Jogja coba meramu se-biji zarah kegelisahan dalam sebuah ruang dengan kehangatan dialog kritis di dalam agenda kajian bertajuk "Membangun Nalar Logis", yang digelar pada hari Kamis, 30 Agustus 2018, jam 19.30 s/d 23.00 WIB, bempat di Cafe Play Ground, Kota Yogyakarta.

Sebagai pemacu adrenalin dalam berdiskusi, agenda ini menghadirkan pemantik saudara Muh. Makmur Ali (Imul) dengan membawakan sub tema "Membangun Nalar Logis Melawan Hoax di Media Sosial". Selain itu, pemantik kedua, saudara Hend Ardiansyah dengan sub tema "Sejarah Logika". Agenda ini, konsepnya, membuat beberapa sesion diskusi untuk satu desain tema.

Sebagai awal dan tahap ujicoba, KSD mengangkat tiga tahap dengan selang waktu dua pekan. "Kami sudah melakukan diskusi tahap awal dengan mengangkat topik, Membangun Nalar Logis Melawah Hoax di Media Sosial dan Sejarah Logika. Kedua pematerinya adalah, Muh. Makmur Ali (Imul) dan Hend Ardiansyah," kata salah satu inisiator kegiatan yang akrab disapa Adi Boy ini, pada hari Kamis, 30/08/2018.

Ungkapan lain juga disampaikan inisiator lainnya, Hamzah. Menurutnya, membangun suasana dialog yang hangat untuk melahirkan pikiran-pikiran yang kritis juga adalah tujuan yang ingin dicapai komunitas tanpa struktur ini. "Semoga ke depannya kita bisa kembali berdiskusi hangat. Jadwal berikutnya tanggal 13 dan 27 Septembe 2018. Tempat dan waktunya masih sama, Play Ground pukul 19.30 WIB s/d 23.00 WIB," jelas pria yang juga sebagai Sekretaris Umum Pusat Studi Mahasiswa Pascasarjana (PUSMAJA) Mbojo-Yogyakarta itu.

Lebih lankut, Hamzah mengajak siapa saja yang merasakan kegelisahan yang sama untuk andil dalam ruang diskusi tersebut. "Mari hadir dan berbagi keceriaan kritis bersama di ruang diskusi ini," tutupnya. (PEWARTAnews)

Share this post :

+ komentar + 1 komentar

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2018. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website