Headlines News :
Home » , » PKB Kota Jogja Gelar Diskusi Berseri untuk Edukasi Hukum Generasi Milenial

PKB Kota Jogja Gelar Diskusi Berseri untuk Edukasi Hukum Generasi Milenial

Written By Pewarta News on Senin, 27 Agustus 2018 | 17.55

Suasana saat Dialog santai bersama generasi minenial.
Yogyakarta, PEWARTAnews.com -- Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Yogyakarta tanamkan kesadaran hukum pada generasi milenial dalam agenda diskusi berseri bertajuk "Pengantar Ilmu Hukum dalam Bermasyarakat" pada hari Jum'at, 24/08/2018, di kantor PKB Kota Yogyakarta.

Agenda ini, menghadirkan pemateri yang kompeten dalam bidangnya, diantaranya Mahasiswa Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada M. Jamil, S.H., Ketua Karang Taruna Kota Yogyakarta yang juga sekaligus Ketua PKB Kota Yogyakarta Solihul Hadi, S.H., dan juga Sekretaris PKB Kota Yogyakarta Ricco Survival Yubaidi, S.H., M.Kn.

Ketua PKB Kota Yogyakarta Solihul Hadi, S.H. mengatakan bahwasannya pemahaman orang terkait hukum dalam masyarakat sangat beragam. Oleh karenanya, kata Solihul, pemuda yang notabene generasi milenial harus pro aktif mensosialosasikannya secara terus-menerus. "Di masyarakat, pemahamannya akan hukum sangat beragam. Bahkan mayoritas minim pengetahuan. Ini tugas kita dan juga tugas generasi milenial untuk sering mengedukasi masyarakat agar melek hukum. Pertemuan kita malam ini merupakan salahsatu langkah kongkrit kita menyatukan pola pikir akan pemahaman hukum yang dimaksud. Setelah ini, kita punya modak besar untuk mengedukasi masyarakat yang ada di daerah kita," beber Solihul Hadi.

Dalam acara tersebut, selain dihadiri para generasi milenial, dihadiri juga oleh beberapa calon DPRD Kota Yogyakarta, seperti Solihul Hadi, S.H., Ricco Survival Yubaidi, S.H., M.Kn., Ismail, S.H.I., dan Warsis, S.H.I.

Calon DPRD dari PKB dapil Yogyakarta 4 (Kecamatan Gondokusuman dan Kecamatan Danurejan) Ismail, S.H.I. mengatakan bahwasannya kondisi penegakan hukum dewasa ini dalam penanganannya tidak lagi sama, berbeda dengan kondisi yang diharapkan. Seharusnya, kata Ismail, semua warga Indonesia itu adalah sama dihadapan hukum (equality before the law). "Kondisi penanganan hukum akhir-akhir ini terlihat tajam dibawah dan tumpul keatas. Seharusnya semua orang diperlakukan sama tanpa pandang bulu. Dengan kondisi yang demikian, ini PR kita sebagai generasi muda untuk memikirkan bagaimana membawa perubahan dimasa depan. Pemuda-pemuda cerdas harus tersebar di segala lini. Ada yang yang harus masuk di dunia legislatif, eksekutif dan juga yudikatif. Dengan itu, kita mampu membawa perubahan kedepannya, salahsatunya perubahan di dunia hukum," ucap Ismail.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Advokad Muda Hairul Rizal, S.H.I., Alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Faturrahman, S.H., dan juga para generasi milenial Kota Yogyakarta yang rata-rata masih studi strata satu (S1) berbagai kampus di Yogyakarta. (PEWARTAnews)

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2017. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website