Headlines News :
Home » » PKB Kota Jogja Ajak Generasi Muda Ngaji Kitab Kuning

PKB Kota Jogja Ajak Generasi Muda Ngaji Kitab Kuning

Written By Pewarta News on Kamis, 06 September 2018 | 17.22

Suasana usai ngaji kitab kuning "Fathul Qorib", 06/09/2018.
Yogyakarta, PEWARTAnews.com — Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Yogyakarta mengajak generasi muda untuk “Ngaji Kitab Kuning” pada hari Kamis, 06/09/2018, di kantor PKB Kota Yogyakarta.

Ngaji Kitab Kuning ini digelar sesudah melaksanakan kegiatan yasinan bersama yang juga melibatkan generasi milenial. Kitab yang dibacakan adalah kitab fiqih “Fathul Qorib” karya Assyaikh Al Imam Abi Abdillah Muhammad bin Qosim Alghozi yang populer dikenal dengan nama Ibnu Qosim Alghozi. Kitab fathul qorib secara populer disebut ghoyatul mukhtasar dan nihayatul mukhtasar (paling sempurnanya ringkasan). Disebut demikian karena muatan isi kajiannya tidak hanya mengkaji persolan ubudiyah yang sifatnya makhdoh tetapi juga mengkaji berbagai persoalan fiqh.

Pengurus PKB Kota Yogyakarta mengatakan bahwasannya ngaji kitab kuning ini akan digelar tiap minggu di malam Jum’at. “Kalau tidak ada halangan yang berarti, insya Allah ngaji kitab ini akan terus digelar pada hari Kamis malam. Dengan berkembangnya teknologi, jangan menjadi penghalang kita untuk terus mempelajari kitab-kitab klasik. Karena nilai-nilai luhur yang terkandung didalamnya sampai saat ini dan saya yakin sampai kapanpun masih bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” bebernya.

Ngaji bareng generasi milenial ini didampingi/diasuh oleh ustad Ali Ruslan. Lelaki yang kini sedang studi di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta ini merupakan alumni santri di Pondok Pesantren Sabilul Hadi, yang berada di Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah.

Ali Ruslan mengatakan bahwasannya kehadiran kitab fathul qorib isinya mengomentari kita sebelumnya yakni kitab Taqrib karya Ahmad bin al-Husen bin Ahmad al-Asbahaniy yang terkenal dengan panggilan al-Qadhi (Hakim) Abu Suja'. “Fathul Qorib ini hadir untuk mengomentari atau menjelaskan kitab sebelumnya, yaitu kitab Taqrib karya syekh Abu Suja',” ucap Ali Ruslan.

Suasana acara berlangsung dengan lancar. Dialog dua arah juga terjadi dengan hangat antara peserta yang hadir dengan pengarah (pengasuh/pendamping) baca kitab, sehingga menambah semangat para generasi muda untuk mengikuti. (PEWARTAnews).

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2017. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website