Headlines News :
Home » » Prof. Rochmat Wahab: Ulama Bertanggung Jawab Mengawal Implementasi Pancasila dan UUD 1945

Prof. Rochmat Wahab: Ulama Bertanggung Jawab Mengawal Implementasi Pancasila dan UUD 1945

Written By Pewarta News on Minggu, 16 September 2018 | 06.26

Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A. ( berdiri dan berpeci hitam) saat bersilaturrahim dengan alim ulama di Sumatera Utara, 07/09/2018.
Medan, PEWARTAnews.com – Ketua Dewan Kehormatan Forum Rektor Indonesia (FRI) Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A. menghadiri acara Silaturrahmi dan Tablig Akbar Alim Ulama Sumatera Utara Jaringan Umat Bersatu dengan mengangkat tema “Ulama Siap Berperan dalam Menjaga Keutuhan dan Kedaulatan NKRI serta Melanjutkan Pembangunan Nasional”, pada hari Jum’at, 7 September 2018 di Santika Dyandra Hotel, Medan Sumatera Utara.

Prof. Rochmat mengatakan bahwasannya masyarakat dan bangsa Indonesia  patut mengucapkan syukur pada para fanding father sebagai pendiri bangsa (didalamnya termasuk ulama) yang telah gigih dan menyerahkan jiwa dan raganya untuk merebut kemerdekaan Indonesia. “Kita patut bersyukur bahwa Ulama dan para Nasionalis bekerja sama secara sinergis untuk menyiapkan dan memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia dengan perjuangan dan pengorbanan yang total jiwa dan raga melawan penjajah,” bebernya.

Negara Indonesia, kata Rochmat, kemerdekaannya sudah dalam genggaman kita, dengan itu ulama juga memiliki tanggungjawab yang besar menjaga keutuhan bangsa dan negara ini. “Selanjutnya Ulama bertanggung jawab mengawal implementasi Pancasila dan UUD 1945, menjaga dan melundungi Keutuhan NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,” ucapnya.

Lebih lanjut, Rochmat mengatakan, demikian juga untuk mengisi kemerdekaan, para ulama, sesuai dengan bidang keahliannya baik secara langsung maupun tidak langsung perlu bermitra dan sharing dengan umara (pemimpin), sehingga pembangunan nasional dapat berhasil yang mampu meningkatkan martabat dan harkat bangsa Indonesia.

“Bangsa Indonesia yang memiliki cita-cita membangun manusia seutuhnya, sangat mengharapkan peran ulama yang optimal. Hanya saja belakangan ini belum semua ulama mampu tunjukkan kehadirannya yang bisa memenuhi hajat ummat,” keluhnya.

“Ditambah lagi dengan kondisi belakangan ini, jika tidak dikelola dengan baik ulama akan memasuki pusaran masalah yang kehadirannya tidak menjadi solusi masalah tapi menjadi sumber masalah. Untuk menjaga martabat dan marwah, ulama harus tetap menjadi moral force, rujukan semua golongan dan ummat. Hal ini tidak mudah, sehingga sangat diperlukan koordinasi dan konsolidasi secara periodik,” cetus Rochmat Wahab yang sempat menjabat sebagai Ketua Tanfidliyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (PWNU DIY) masa bakti 2011-2016 ini. (PEWARTAnews)

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2017. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website