Headlines News :
Home » , » Tahun Baru Hijriah, Muharram dan Sejarahnya

Tahun Baru Hijriah, Muharram dan Sejarahnya

Written By Pewarta News on Senin, 10 September 2018 | 12.26

Fathurrahman.
Yogyakarta, PEWARTAnews.com -- Alumni Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya Fathurrahman membeberkan pandangannya bahwa bulan Muharram tidak terlepas dari peristiwa penting yang terjadi masa silam. “Dalam sebagian tradisi masyarakat nusantara, Muharram merupakan bulan prihatin, karena ada beberapa peristiwa besar dan penting yang  terjadi pada masa lalu,” bebernya pada 10/09/2018.

Lebih lanjut alumni Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini mengatakan bahwa bulan Muharram adalah bulan yang digunakan untuk memaksimalkan amal-amal sholeh dan ketawaduan serta tidak mengandung kemeriahan.  “Maka sangat jarang sekali ditemukan adanaya pesta-pesta yang meriah seperti pada bulan-bulan biasanya, sebut saja pernikahan, bahkan peperangan dan pertumpahan darahpun di haramkan pada bulan ini,” ucap pemuda yang biasa dipanggil Gus Coy ini.

Hal diatas menimbulkan pertanyaannya, kenapa demikian? Gus Coy pun menjelaskan karena ada peristiwa yang memilukan yang pernah dialami oleh nabi Muhammad SAW dalam bulan tersebut. “Karena untuk menghormati hijrahnya nabi Muhammad SAW yang penuh penderitaan, berjalan tanpa alas kaki dari Mekkah ke Madinah dalam pengejaran orang-orang Quraisy,” katanya.

“Dibulan ini juga terjadi peristiwa Karbala yang menyedihkan, yang dimana cucu nabi tercinta, putra dari Sayyidina Ali ra dan Sayyidah Fatimah Azzahra  yaitu Sayyidina Husein terbunuh dan dipenggal kepalanya. Wallahu a’lam bish-showab,” lanjutnya. (Lepas / PEWARTAnews)

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2017. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website