Headlines News :
Home » » Mahasiswa UNU Jogja Gelar "Posko UNU Save Sulteng"

Mahasiswa UNU Jogja Gelar "Posko UNU Save Sulteng"

Written By Pewarta News on Selasa, 23 Oktober 2018 | 16.36

Suasana saat mengantar bantuan untuk Donggala dan sekitarnya.
Yogyakarta, PEWARTAnews.com -- Bencana alam, gempa bumi, tsunami yang melanda masyarakat Palu, Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 28 September 2018 belum lama ini cukup menggetarkan hati kita sebagai sesama manusia. Gempa bumi yang berkekuatan 7,4 SR itu telah mampu merobohkan rumah-rumah warga, menelan banyak korban, melumpuhkan aktifitas perekonomian masyarakat, melumpuhkan aktifitas pendidikan, bahkan aktifutas pemerintahan setempat pun lumpuh.

Menurut salahsatu panitia, Arif Rahman, mengatakan bahwasannya atas dasar kondisi di atas, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNU Yogyakarya membuka "POSKO UNU SAVE SULTENG" yang di mulai dari tanggal 3-15 Oktober 2018. "Dari rangkaian penggalangan dana, telah terkumpul uang sebesar Rp7.067.500 (tujuh juta enam puluh tujuh ribu lima ratus rupiah) dan 37 koli pakaian layak pakai. Diserahkan ke asrama Sulteng pada 19 Oktober 2018," beber Arif.

Lebih jauh Arif mengatakan bahwa uang Rp. 7.067.500 di belanjakan barang-barang untuk kami distribusikan ke Sulteng melalui posko Pusat Asrama Sulteng Yogyakarta. Barang yang dibelanjakan, diantaranya, beras 500 Kg, makanan bayi, kebutuhan bayi, kebutuhan wanita, obat obatan ringan, mie, pop mie.

"Barang-barang yang kami belanjakan ini kami salurkan kepada posko pusat asrama SULTENG pada hari Jum'at, 19 Oktober 2018, dari posko pusat asrama Sulteng akan di kirim barang-barangnya ke Sulteng menggunakan jasa Harkules," ucap Arif.

Selain itu, Ahmad Samsudin selaku Ketua POSKO mengatakan bahwa adanya inisiatif penggalangan dana ini sebagai bentuk rasa peduli dan kepekaan sosial terhadap masyarakat. "Sebagai ketua POSKO, saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besrnya kepada seluruh civitas akademika UNU Jogja dan seluruh para donatur yang sudah berdonasi membantu saudara-saudara kita yang ada di Sulteng. Tentunya harapan besar semoga bantuan dari bapak/ibu, saudara/sadari semuanya dapat meringankan beban masyarakat Palu, Donggela, dan sekitarnya. Selain itu juga, hal bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sesama manusia yang sedang membutuhkan," kata Ahmad Samsudin.

Hal yang sama, diungkapkan Presiden Mahasiswa UNU Yogyakarta Syaiful, bahwasannya adanya posko tanggap bencana ini adalah sebagai tempat bagi mahasiswa dan civitas akademika kampus UNU untuk berdonasi kepada korban bencana di Palu, Sigi dan Donggala. "Dalam kegiatan ini kami bermaksud untuk membantu meringankan beban para korban bencana alam yang berada disana. Selanjutnya dengan adanya kegiatan aksi kemanusiaan seperti ini, kami juga ingin menyampaikan bahwa mahasiswa unu mampu berperan aktif dalam keadaan yang terjadi di masyarakat," imbuh Syaiful.

"Hal ini kami buktikan dengan galang donasi tanpa harus turun kejalan melainkan lebih menghimpun donasi dari internal kampus. Dan hasilnya sangat mendapat respon baik dari mahasiswa lintas prodi dan angkatan. Sehingga kemudian hal ini menjadi sebuah inovasi ketika aksi aksi kemanusiaan. Karena kami gak melihat berapa nominal yang bisa kami bantu tapi seberapa besar ketulusan dan keikhlasan kita dalam membantu sesama," tutur Syaiful. (PN-001)
Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2018. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website