Headlines News :
Home » , » Orangtua dan Guru

Orangtua dan Guru

Written By Pewarta News on Senin, 31 Desember 2018 | 06.15

Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.A. saat berkunjung ke Uzbekistan.
PEWARTAnews.com – Umumnya orangtua menyekolahkan anaknya ke sekolah untuk memperoleh pendidikan yang memadai, karena hampir semua orangtua tidak mampu memenuhi apa yang diperlukan dalam proses pendidikan yang utuh, terutama aspek akademik, sosial dan moral, kecuali beberapa orangtua yang melakukan homeschooling yang benar.

Orangtua, sebagai pendidik pertama dan utama, memainkan peran yang sangat penting dalam mendorong dan memotivasi serta menfasilitasi anaknya untuk belajar. Karena itu kehadiran orangtua sangat dinantikan dalam proses pendidikan anaknya. Walau ada sejumlah orangtua yang kurang peduli terhadap proses pendidikan anaknya yang dibuktikan dengan menyerahkan sepenuhnya kepada sekolah dan guru, tanpa ada koreksi, kepedulian, dan dukungan sedikitpun.

Anak-anak yang memperoleh bantuan dari orangtua selama proses pendidikan, merasa lebih kompeten. Demikian juga kehadiran orangtua ke sekolah menjadikan mereka lebih penting dan tidak diabaikan, karena orangtua menunjukkan kepeduliannya. Keterlibatan orangtua juga dapat meningkatkan kesehatan anak yang sangat diperlukan dalam memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Keterlibatan orangtua juga seharusnya proporsional, tidak boleh berlebihan. Jika berlebihan cenderung tidak sedikit menimbulkan kerugian terhadap sekolah, bahkan melakukan tindakan kekerasan terhadap guru, sehingga potensial bisa mencoreng dunia pendidikan. Kondisi ini tidak boleh terjadi kembali. Karena itulah sangat dibutuhkan terciptanya hubungan yang harmoni antara orangtua dan guru.

Orangtua dan pendidik sama-sama setuju bahwa hubungan yang positif, supportif dan terbuka, antara orangtua dan guru, dapat mensupport secara optimal keberhasilan pendidikan anak. Konsultasi dan komunikasi yang produktif berkenaan dengan urusan akademik dan pembentukan karakter anak perlu terus diupayakan dan dijaga, sehingga kehadiran orangtua dalam pendidikan benar-benar mampu tunjukkan kontribusinya yang signifikan.

Orangtua dan guru sama-sama memiliki kebutuhan untuk saling menjaga hubungan baik secara formal maupun informal sehingga tercipta hubungan yang harmoni, saling respek dan saling mendukung. Hubungan antara keluarga dan sekolah yang baik akan menaikkan prestasi belajar anak, juga bisa membuat anak yang motivasi belajarnya meningkat, perilakunya membaik, kehadiran belajar membaik, sikapnya membaik terhadap PR disebut. Di samping itu juga bisa membuat guru lebih folus dalam mengajar dan mendidik, lebih tahu tentang kebutuhan anak dan lingkungan keluarga, pandangan lebih positif terhadap guru. Selanjutnya, hubungan antara keluarga dan sekolah dapat memungkinkan tercipta komunikasi dua arah yang sehat dan positif, sehingga dapat mendikung pencapaian prestasi akademik yang gemilang dan kepribadian, serta pengamalan agama siswa membaik.

Untuk menjamin terjadinya komunikasi keluarga dan sekolah yang baik, maka perlu dilakukan konferensi orangtua, pembentukan dan pengaktifan organisasi orangtua dan sekolah (melalui Komite Sekolah), pengiriman folder siswa ke orangtua dalam mingguan atau bulanan untuk kontrol dan umpan balik dari orangtua ke sekolah dan sebaliknya, kunjungan rumah, workshop untuk orangtua, selebaran atau majalah bulan atau periodisasi tertentu, terbukanya kontak lewat telpun, surat menyurat, pengriman email atau jenis medsos lainnya serta cara-cara lainnya sesuai dengan sikon atau kesiapan, dan sebagainya.

Akhirnya hubungan antara guru dan orangtua diharapkan tidak hanya bersifat tekstual, melainkan juga bersifat kontesktual. Guru dan orangtua diharapkan sekali menjaga komunikasi yang sehat dan respek serta terus menerus. Ingat bahwa kesamaan visi, orientasi dan langkah dalam mengawal pendidikan anak menjadi kunci penting, sehingga perlu saling menjaga.


Penulis: Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.A.
Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2018. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website