Headlines News :
Home » , , » Prof. Rochmat Wahab: Pastikan Penggunaan Digital tidak untuk Merusak Akhlaq

Prof. Rochmat Wahab: Pastikan Penggunaan Digital tidak untuk Merusak Akhlaq

Written By Pewarta News on Rabu, 12 Desember 2018 | 00.05

Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A.
YogyakartaPEWARTAnews.com -- Mantan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dua periode 2009-2017 Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A. melakukan sharing dengan jamaah Majelis Ta’lim Deresan Caturtunggal Depok Sleman di Studio TVRI Yogyakarta dalam acara Sentuhan Qalbu dengan pemandu acara mbak Vira. Tema yang menjadi fokus diskusi adalah Optimalisasi Ibadah dalam Membentuk Karakter Islam.

Menurut Prof. Rochmat, sangat penting karakter Islam (Akhlaq) dalam kehidupan sehari-hari. “Karena akhlaqlah penentu dalam perdaban kemanusiaan. Mengingat urgensinya, Rasulullah SAW dibangkitkan di bumi semata-mata untuk menyempurnakan akhlaq. Mengapa demikian, karena yang terbaik di antara adalah yang baik akhlaqnya. Ingat saat itu berada pada era jahiliyah,” bebernya pada 19 Oktober 2018, di Yogyakarta.

Salah satu strategi untuk menyempurnakan akhlaq, kata Rochmat, adalah mengoptimalkan ibadah, terutama melalui perbaiki amalan-amalan ibadah makhdzah uang berujung pada perbaiki ketqawaan. “Pertama, iqamish shalah – menegakkan sholat, yang tidak hanya melaksanakan sholat wajib, tapi juga sholat sunnah, menegakkan sholat berjamaah, melaksanakan sholat dalam kesulitan apapun, ikut membangun tempat sholat atau masjid, dan sebagainya. Kedua, membayar zakat, bahwa zakat menjadi kebutuhan untuk diselesaikan, yang tidak saja untuk membersihkan harta, tetapi juga untuk bangun solidaritas sosial. Ketiga, membaca al-Qur’an, tidak hanya memperbanyak membaca Al-Qur’an, melainkan juga memahami, dan mengamalkan apa yang terkandung dalam al-Qur’an. Apalagi akhlaq Rasulullah adalah Al-Qur’an,” ucapnya.

Semoga obrolan ini, sebut Rochmat, bisa bermanfaat untuk merubah akhlaq yang lebih baik. “Menjadi lebih baik akhlaq terpuji (aklaq mahmudah)-nya, dan berkurang akhkaq tercela (akhlaq madzmumah)-nya. Kehadiran literasi digital harus bisa bermanfaat untuk perbaikan akhlaq. Kita harus bisa kuasai digital untuk menjadikan kita lebih beradab. Juga Kita wajib pastikan, penggunaan digital tidak untuk merusak akhlaq kita. Semoga,” cetus mantan Ketua PWNU DIY ini.

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2018. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website