Headlines News :
Home » » Training Motivasi untuk Bekal Hadapi Era Milenial

Training Motivasi untuk Bekal Hadapi Era Milenial

Written By Pewarta News on Senin, 31 Desember 2018 | 07.33

Suasana mahasiswa Manajemen UNU Yogyakarta usai melakukan training motivasi.
Sleman, PEWARTAnews.com – Prodi Manajemen Universitas Nauhdlatul Ulama Yogyakarta (UNU) menggelar kegiatan training motivasi yang merupakan salah satu rangakaian kegiatan dari beberapa agenda Malam Keakraban (MAKRAB) Manajemen 2018. Training Motivasi diselenggarakan pada Jum’at, 28 Desember 2018 bertempat di wisata Jaka Garong, Turi, Sleman..

Dalam sambutannya ketua panitia Taufiq menjelaskan bahwa acara training motivasi ini sebagai upaya membekali mahasiswa untuk tanggap dan siap hadapi era millenial, “Penyelenggaraan kegiatan ini dimaksudkan untuk memberi pembekalan kepada mahasiswa untuk lebih siap menghadapi tantangan di era milenial. Tuntutan di era milenial jauh lebih besar tantangannya. Maka ini membutuhkan generasi yang mampu berpikir kretif dan inovatif. Maka saya rasa ini menjadi kegiatan yang sangat penting bagi kami dan kita semua sebagai mahasiswa,” ucap Taufiq.

Training motivasi berjalan kurang lebih selama 1 jam, acara tersebut di isi oleh Yogi Akbar selaku Dosen Manajemen UNU Yogyakarta. Dalam materinya, Yogi Akbar menjelaskan bahwa generasi milenial dihadapkan dengan sajian yang serba mudah dan canggih karna teknologi. Benteng untuk menghadapi era milenial, kata Yogi, kita harus mampu menyaring segala sesuatu yang kita peroleh, agar tidak menimbulkan kekacauan dalam menyikapinya, “Generasi sekarang/generasi milenial (disini Yogi menamakan sebagai generasi straubery). Yang mana generasi straubery ini kelihatan kuat, kokoh, bagus namun sebenarnya sangat rapuh. Sedikit ada goresan langsung rusak, ini menggambarkan generasi yang sekarang dengan kemajuan teknologi, keterbukaan informasi namun jika keterbukaan informasi tersebut tidak di saring maka sudah pasti akan menimbulkan kekacauan,” bebernya.

Lebih lanjut, Yogi pun menegaskan bahwa kita sebagai manusia mempunyai dua pilihan sebagai jalan hidup, yakni menginginkan kesuksesan atau memilih menjadi biasa saja, bila berkeinginan menjadi sukses maka harus bekerja keras untuk menggapai kesuksesan yang diinginkan tersebut. “Kehidupan kita di dunia ini adalah mata rantai yang termandatariskan oleh Tuhan kepada Ibu/Bapak kemudian kita yang memilih untuk menjalankan, jika kita memilih menjadi orang sukses maka kita akan berusaha sekeras mungkin agar jadi orang sukses,” sebutnya.

Suasana forum begitu mengasikkan, selain Narasumbernya pintar menghibur peserta, materi yang disampaikan pun begitu berisi. Peserta semakin bersemangat mengikuti materi yang disampaikan, dan interaksi yang aktif antara peserta dan narasumber pun tidak dapat terelakkan. (Arif / PEWARTAnews)

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2018. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website