Headlines News :
Home » , » Bermusyawarahlah

Bermusyawarahlah

Written By Pewarta News on Minggu, 20 Januari 2019 | 11.19

Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A.
PEWARTAnews.com -- Kehidupan kita itu dinamis dan terus berproses, sesuatu itu muncul dan tenggelam, muncul kembali dan tenggelam lagi dan seterusnya. Hal ini bisa terjadi dari suatu generasi ke generasi selanjutnya. Apapun persoalan yang muncul dalam proses kehidupan manusia, maka manusialah yang lebih tahu cari solusinya. Bahkan Allah swt sendiri yang tegaskan ...wa syaawirhum  fil amri, wa amruuhum syuuraa bainahum (QS Ali Imran:159).  Manusia yang tahu persoalannya sendiri, yang selanjutnya diharapkan manusia menyelesaikannya melalui musyawarah.

Dalam kehidupan era Revolusi industri 4.0, dan Era Disrupsi, terjadi perubahan paradigma, sebelumnya dalam menyelesaikan  persoalan bertumpu pada individual intelligence, yang mengandalkan berpikir logis dan linier. Namun kini kita dalam menyelesaikan  berbagai persoalan, lebih bertumpu pada collective intelligence, bisa interdiscipliner, multidiscipliner, atau dan transdisciploner yang lebih mengandalkan kecakapan berpikir divergent, berpikir lateral, atau berpikir holistic. Di sinilah bermusyawarah sangat relevan digunakan untuk menyelesaikan segala persoalan terutama melalui  the 21st century skills, yaitu critical thinking, communication, collaboration, and creativity.

Dalam musyawarah, setiap individu mendapat rekognisi, kebebasan berekspresi, munculnya saling respek, dan bersemai rasa kebersamaan. Yang akhirnya bisa tercipta participatory decision making. Selanjutnya hasil musyawah dirumuskan secara komprehensif dengan di-support oleh kemampuan berpikir intuitif dan sistemik. Dengan begitu penyelesaian masalah melalui musyawarah diharapkan mampu mengikat semua yang terlibat dalam implementasi dan evaluasi.

Menggunakan musyawarah sebagai cara mencari solusi memang tidaklah mudah, karena kesalahan mengorganisasikan dan leading musyawarah akan berakhir dengan sia-sia. Ekstrimnya berakhir dengan brantakan. Sebaliknnya jika pimpinan musyawah sangat skillful, dalam penguasaan materi, kendalikan flow pembicaraan dan iklim musyawarah, maka musyawarah diyakini dapat menyelesaikan persoalan secara efektif, efesien dan memuaskan semua.

Akhirnya bahwa setiap musyawarah akan berhasil, jika pimpinan dan anggota musyawarah tahu akan hak dan kewajibannya, baik dalam mengawali musyawarah, sharing ideas, mengakhiri, meresume hasil musyawarah maupun merumuskan  langkah-langkah selanjutnya untuk realisasikan kesepakatan. Musyawarah berakhir dengan senyum semua, tidak boleh seorangpun yang “terlukai”. Semoga barakah. Aamiin.


Penulis: Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A.
Dosen dan Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2018. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website