Headlines News :
Home » , » Kemaslahatan

Kemaslahatan

Written By Pewarta News on Minggu, 20 Januari 2019 | 11.33

Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A. (berpeci)
PEWARTAnews.com -- Kemaslahatan memainkan peran penting dalam eksistensi kehidupan manusia yang dinamis. Mobilitas kita semakin cair dan terbuka, sehingga sekat hunian tidak lagi mampu menahan gerak perubahan yang sangat cepat. Ada yang datang dan ada yang pergi. Kehidupan tidak lagi bernuansa homogin, sehingga heteroginitas menjadi suatu keniscayaan. Mayoritas dan minoritas sudah tidak relevan lagi menjadi wacana yang terus diperdebatkan karena yang terpenting adalah kemaslahatan.

Rasulullah saw bersabda : Khairunnaas anfa’uhum linnaas, yang artinya sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lain (Al Hadits). Untuk bermanfaat atau bermaslahat tidak dibatasi oleh status apapun, apakah yang kaya atau kurang mampu, yang pejabat atau rakyat, yang ulama’ atau ummat, yang jenderal atau prajurit, yang pendidik atau pelajar, dan sebagainya. Kemaslahatan diri bisa berwujud apa saja, bisa maslahat yang sifatnya fisikal, sosial, mental, atau spiritual.

Di era digital ini kita ditantang untuk bisa hadirkan informasi dan program-program yang bermaslahat untuk seluruh aspek kehidupan. Para ahli bertanggung jawab untuk melindungi komsumen atau user dari penyalahgunaan IT, yang berupa hoax, cyber criminal, abused info, hackers, dsb, sehingga mereka memperoleh kepuasan. Demikian pula para ahli bidang-bidang lainnya seyogyanya berkolaborasi dengan ahli IT, sehingga mampu menyelesaikan semua persoalan hidup berbasis IT dan moral keagamaan sebagai landasan berbangsa dan beragama dalam hidup yang berperadaban.

Untuk memperoleh kemaslahatan yang lebih banyak lagi dalam hidup kita, kita mantapkan perbuatan amal dan shodaqah, sumbang pemikiran, adil dalam berkuasa, berbuat kebajikan, hadir untuk solusi, aktif berorganisasi yang beretika, melindungi pihak tak beruntung dan dzaif, peduli lingkungan, hindari  fitnah, sharing yang bermanfaat, utamakan kedamaian, toleran terhadap perbedaan, upayakan tangan di atas, respek terhadap sesama dan sebagainya.

Akhirnya bahwa kemaslahatan kita dapat dilihat dari sejauhmana ucapan, tulisan, dan perbuatan serta karya kita dirindukan kehadirannya oleh orang atau pihak lain. Semoga semuanya itu terjaga dan tidak keluar dari bingkaian keikhlasan, karena semuanya menjadi sia-sia jika mengharapkan pujian dan sanjungan.


Penulis: Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A.
Dosen dan Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2018. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website