Headlines News :
Home » » Selamat Tenggelam dalam Konspirasi Alam Semesta

Selamat Tenggelam dalam Konspirasi Alam Semesta

Written By Pewarta News on Sabtu, 16 Februari 2019 | 05.10

Buku "Konspirasi Alam Semesta".
PEWARTAnews.com – Manusia terbentuk dari impian. Tanpa itu,kita hanyalah robot yang bergerak mengikuti hiruk-pikuk dunia, tapi tidak mengiringi irama yang dilantunkan bumi. Dan impian bukan sesuatu yang absolut. Ia dapat berubah, bertambah, bahkan berkurang.

Diam dan rasakan debaran jantungku, saat kau ulurkan tangan menolongku. Kepalkan sayapmu, bawa aku terbang luka yang tersisa luruh dalam dekapmu. Pernahkah kau terjatuh secara sukarela? Seseorang akan menangkapmu. Seseorang akan mengajarimu cara tertawa, cara percaya, cara mengeja rasa tak bernama. Seketika itu pula, jagat raya berhenti bergerak. Jiwamu terbakar, ragamu  lebur, dan dirimu hanya bisa menyerah, karena tahu kau menyerah pada orang yang tepat. Aku milikmu hari ini, esok dan nanti.

Kutitip rindu disela malam, berharap esok pagi kau ambil disudut langit. Menaruh angan dalam warnamu, tak hendak kulepaskan kenangan yang merantaiku. Berlarilah, aku akan mengejarmu. Sembunyilah, aku akan temukanmu. Membekulah, aku aka menunggumu luluh. Karena aku tahun kau yang pantas untuk hatiku.

Manokwari, 20 Mei; Aku rindu hujan seperti aku merindukanmu. Sudah lama aku tidak memandang rintiknya memeluk bumi. Di Papua, semua terasa seperti musim panas ceria yang menyembunyikan sekelumit derita masyarakatnya. Mereka yang terus dikeruk hasil alamnya, ialah mereka yang sama yang sulit mengecap pendidikan dan pembangunan. Tapi, itu tidak berarti masyarakat papua tertinggal, sama sekali tidak. Di sini aku juga bertemudengan banyak orang pintar. Salah satunya kawan baruku, kak desi, seorang tenaga pengajar di Unipa. Dia pernah melanglang buana higga ketanah para Daeng demi menuntut ilmu. Aku mengagumi dia dan cita-cita luhurnya yang ingin mencerdaskan putra putri Papua. Anehnya, media tak pernah mengangkat soal kecerdasan anak-anak timur. Mungkin aku yang tidak pernah lihat, atau mungkin beritanya kalah pamor dengan hal-hal yang berbau pariwisata. Aku berjanji akan meliput lebih banyak soal ini. Bagaimana kabarmu dan papa? (hlm 65).

Jauh adalah salah satu kata yang membuatku berani melihat, mengecap, dan menyambangi hal-hal baru. Di saat yang sama, “jauh” juga menjadi hal yang menakutkan bila itu terkait denganmu. Tapi, aku beterimakaish pada “jauh”. Karenanya, aku tahu bahwa aku merindukanmu. Dan jika rasa ini tak bernama, aku yakin hangatnya akan tetap sama, dan pemiliknya akan tetap engkau.

Suatu ketika, tatkala bintang kejora meredup dilahap sang fajar, aku teringat pada sebuah kota tempat aku dan kamu bertemu, tempat kita memupuk asa. Dengan sekoper permintaan maaf, setumpuk penjelasan, dan segudang kerinduan, aku akan pulang pada pelukanmu, Ana Tidae.

Orang-orang bilang ia memliki ingatan fotografis. Ia masih mampu merekam jelas suasana pantai Santolo yang ia lihat ketika TK-cinta pertamanya pada Indonesia. Ia masih mampu merekam jelas sala satu episode hidupnya saat berusia delapanbelas tahun, kala seorang anak bongsor memukulinya karena alasan yang tak ia pahami. Ia masih mampu merekam jelas mimik salah satu guru SMP-nya yang berang, sewaktu ia mengacungkan jari tengah sehabis guru itu memberikan pernyataan bahwa ia berasal dari keluarga eks-tapol tentu saja pada saat itu ia belum mengerti apa arti dari kata ‘eks tapol”, yang ia mengerti adalah hampir semua tetangga membenci keluarganya hanya karena semata “gelar” tersebut.

Juang merupakan anak sulung dari keluarga yang sering dijuluki sebagai keluarga eks tapol, dia mempunyai adik bernama Fatah Dublajaya yang selalu mengangguk mengikuti kehendak sang ayah. Sedangkan Juang Astrajingga menolak hidup normal dengan pendapat tetap. Baginya, “normal “ versi sang ayah sangat membosankan, ia sudah menunduk tetapi tidak mau lagi diatur. Juang juga merupakan seorang pemuda yang telah medapat gelar sarjana Teknik Informatika tetapi berprofesi sebagai seorang jurnalis. Juang memang pemuda yang dulunya sudah terbentuk menjadi pemuda yang kritis berkenalan dengan organisasi kampus semasa ia kuliah. Terkadang Juang terpikat pada dunia sastra pada masa-masa akhir perkuliahannya.

Ibunda Juang adalah wanita sederhana yang senantiasa mengingatkannya agar beribadah dan tak lupa Tuhan. Sesuatu yang telah lama tidak ia turuti. Tatkalah Juang pergi dari rumah, tiga tahun silam, sehabis bertengkar hebat dengan ayahnya karena perbedaan pendapat, hanya mata ibu yang berkaca-kaca yang memberatkan langkahnya melakukan petualangan gila-dengan cara menggembel-ke daratan Sulawesi. Pada akhirnya, ia tetap berangkat selepas mengecup kening sang bunda dan meyakinkan bahwa dirinya akan menjadi seorang yang berguna.

Juang memiliki seorang kekasih bernama Ana Tidae yang akhirya berhasil ia nikahi selepas ia memantapkan diri dan menyelesaikan Film Dokumenter yang mengangkat sejarah papua. Mereka berdua sempat menjalani hubungan jarak jauh pada saat itu. Tetapi mereka tetap berusaha menjaga komitmen. Bahkan Juang rutin mengirimkan surat kepada kekasihnya Ana Tidae. Sampai pada suatu hari Ana tidak mendapat pesan dari Juang Astrajingga. Tidak mendapatkan pesan dari kekasihnya, Ana sangat panik. Ia berusaha menghubungi kantor Juang. Sampai sebuah pesan masuk diponselnya.

Kisah cinta yang begitu rumit. Apakah kisah Ana dan Juang akan berakhir bahagia? Atau justru cinta mereka akan hilang karena ditenggelamkan dalam konspirasi alam semesta?

Novel konspirasi Alam Semesta merupakan Albuk. Jadi novel ini punya perlengkapan sebuah lagu. Album yang terdiri dari beberapa lagu yang beberapa liriknya tertuang dalam novel ini. Sandarkan punggung, dengarkan lagu mengiringi baris demi baris kata adalah cara teristimewa menikmati konspirasi alam semesta.

 Juang merupakan sosok pemuda yang sangat menarik terlahir dari keluarga yang ayahnya dijuluki sebagai seorang  eks tapol, yang membuat ia sempat memiliki pengalaman yang tidak menyenangkan dalam hidupnya. Hubungannya dengan ayahnya sangat dingin, tetapi Juang sangat menyayangi ibunya, yang mampu membuat Juang kembali pada keluarganya.

Membaca perjuangan Ana dan Juang juga sangat menyentuh hati. Terlebih lagi pada saat Ana dihadapkan dengan sebuah penyakit dan ia hanya menutupinya dari Juang, ia tidak tega memberitahukan karena ibunda Juang pada saat itu baru saja meninggal. Belum lagi muncul kesalapahaman yang membuat hubungan mereka renggang. Ada ego yang harus di taklukkan

Konspirasi alam semesta tidak hanya bercerita tentang cinta dan asmara, melainkan mengangkat cerita keluarga yang begitu menyentuh hati pembaca. Membaca banyaknya kontradiksi yang ada pada novel ini membuat pembaca benar-benar meneteskan air mata. Keteguhan ayah Ana yang sangat luar biasa dalam menyelamatkan nyawa putrinya. Novel ini mampu membuat pembaca menyadari bahwa sosok seorang ayah dan ibu teramat penting bagi seorang anak. Karena mereka adalah nafas alam semesta.

Dari seorang Juang kita juga belajar tentang pribadi yang sangat mengutamakan kepentingan sosial, berjiwa besar dan pekerja keras dengan segala keyakinan dan kepercayaan untuk meraih kesuksesan. Memiliki sahabat yang sangat memperdulikannya walaupun Juang telah tiada.

Konspirasi alam semesta mampu membuat pembaca terus membuka halaman demi halaman untuk membacanya sampai-sampai pembaca tidak bisa menebak akhir dari ceritanya kecuali membacanya sampai halaman terakhir (jebakan alam semesta).

Identitas Buku:
Judul : Konspirasi Alam Semesta
Penulis : Fiersa Besari
Penyunting : Juliarga R.N.
Penyunting Akhir : Agus Wahadyo
Desainer Cover : Budi Setiawan
Penata Letak : Didit Sasono
Cetak Keenam, 2017
Diterbitkan Pertama Kali oleh: Mediakita

Peresensi: Nurjadidah
Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri Universitas Negeri Mataram (UNRAM)


Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2018. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website