Headlines News :
Home » , » 37 Tahun PERMAHI (Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia)

37 Tahun PERMAHI (Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia)

Written By Pewarta News on Selasa, 05 Maret 2019 | 02.37

PEWARTAnews.com -- Kami tidak mungkin lupa terhadap mu, salah satu organisasi yang telah mendidik diri kami tentang sebuah keikhlasan dalam melayani tampa transaksi apapun. Sekumpulan orang-orang kritis dan progres, befikir maju serta berbudaya produktif. Kalaupun ada anggapan tentang upaya meninggalkan satu sama lain, menurut kami itu merupakan suatu penilaian yang agak berlebihan. Sebab, PERMAHI telah kami bawah ke mana-mana, makna dan visi misi PERMAHI telah kami aktualisasikan disetiap jengkal perjuangan hukum kita. Semampu dan sebisa kita sebagai manusia. PERMAHI telah mengajari kami Tentang sebuah tatanan hukum yang tidak hanya berbicara soal peraturan, tapi juga hukum yang berbicara nilai, kemanusiaan dan cinta kasih. Jarak memang begitu pelit, media komunikasi yang makin kompleks membuat kita mudah untuk menyapa satu sama lain. Tapi tidak begitu dengan apa yang terjadi di beberapa orang di antara kita. Kadang kala kesibukan dan jarak membuat komunikasi dan transformasi (pengetahuan serta nilai) yang kita bangun bersama mengalami kemacetan sehingga koneksi nya tidak begitu berjalan mulus. Maka dari itu, maklumilah keadaan tersebut sebagai suatu seleksi dengan arif dan bijak.

Bagi kami, mencintai (dalam hal ini PERMAHI) tidak hanya dengan terjalinnya sebuah sistem komunikasi yang masif antara beberapa orang yang pernah di didik oleh PERMAHI, tapi bentuk lain dari rasa Cinta itu adalah kesetiaan menjaga tatanan hukum kita supaya selalu berkiblat pada persamaan hak, kesetaraan hidup, serta tetap menjaga nurani sebagai orang hukum selaku penyanggah profesi hukum. Dimanapun kita berada, meskipun jarak dan komunikasi kurang terjalin dengan intens dan sistematis diantara kita. Bagi kami, selama mereka yang pernah dibesarkan oleh PERMAHI tetap menjaga keutuhan nilai yang di ajarkan oleh PERMAHI, maka selama itulah dia masih tetap berkomunikasi, berjuang dan mengabdi untuk PERMAHI.

Jangan hanya maknai sebuah Cinta pada persoalan komukasi, sebab cinta tak semudah itu untuk di definisikan. Jangan maknai sebuah pengabdian terletak hanya dibalik podium-podium, diskusi, dan seminar-seminar yang kita lakukan. Tetapi mengabdi merupakan seluruh aktifitas sosial kita yang berkiblat pada visi dan misi PERMAHI. Yaitu mengabdi untuk manusia, menjalankan profesi kemanusiaan (profesi hukum), serta merawat ke-bhi-neka-an sosial kita. Dan akhirnya sebagai kalimat penutup, jangan pernah lupa bahwa manusia adalah manusia, maka tugas manusia adalah menjaga kemanusiaan manusia.

Berjuanglah dengan kita masing-masing, hingga pada waktunya simpul-simpul perjuangan itu akan terakumulasi menjadi gerakan yang lebih besar. Dan dari gerakan yang lebih besar itu akan lahir peradaban dan keadaban.

# Penulis adalah salah satu anak yang pernah di didik oleh PERMAHI.
# Dan untuk seluruh rekan/Rekanita yang pernah di didik oleh PERMAHI

Selamat Ulang Tahun PEMAHI yang ke-37.

PERMAHI.. Jaya!
Siapa kita.. Indonesia!


Penulis: Dedi Purwanto
Mantan Ketua DPC PERMAHI DIY
Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2018. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website