Headlines News :
Home » , » Insan dan Lisan

Insan dan Lisan

Written By Pewarta News on Senin, 11 Maret 2019 | 12.00

Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A.
PEWARTAnews.com -- Setiap insan selalu menginginkan selamat hidupnya di dunia sampai di akhirat. Sebagaimana yang selalu terucap dalam doa sapu jagat. Doa yang menduduki rekor tertinggi dalam kehidupan ummat Islam. Namun dalam prakteknya tidak mudah insan dapat meraih hidup selamat. Apalagi manusia itu tempat lupa dan berbuat salah. “Innal insaana mahalul lhaththa’ wan nis-yaan”.  Walaupun demikian kita sebenarnya bisa meraih selamat. Ingat bahwa keselamatan manusia sangat tergantung atas penjagaan lisan kita. Salamatul insan fii hifdzil lisaan”.

Menjaga lisan sangatlah penting. Karena lisan itu dapat membuat orang lain tercerahkan, terhibur, bahkan tersakiti. Lisan membuat martabat kita terjaga atau tidak. Ingat salah salah kata hikmah, “Ajining diri soko lathi, Ajining rogo soko busono”.  Betapa kita wajib menjaga ucapan kita, sehingga diri tetap terjaga. Tidak menjadi hina.

Kita dalam berbicara juga harus pan mapan, tidak boleh bicara tanpa memperhatikan tempat, kondisi dan sistuasinya. Dengan begitu efektivitas ucapan kita terjaga. Ingat, bahwa setiap tempat ada kata-katanya yang tepat, dan setiap kata ada tempatnya yang tepat, “likulli maqaamin maqaalun walikulli maqaalin maqaamun”.

Memang tidak mudah kita bicara yang baik. Buktinya sekarang kata yang menduduki frekuensi sangat tinggi adalah hoax. Salah satu akibat dan dampak dari ledakan teknologi informasi. Kita sebagai insan yang berkepribadian dan bermartabat tidak boleh jadi korban. Karena itu mari kira terus upayakan bertutur kata dengan baik, jika tidak bisa ya diam. “falyaqul khairan au liyashmut”.

Semoga kita manusia di percaturan informasi ini menjadi subjek, bukan objek. Kita bisa mewarnai hal-hal positif. Termasuk penggunaan medsos. Banyak orang terjebak dalam praktek bully dan provokasi yang menyesatkan. Kita sebagai makhkuk cerdas, perlu manfaatkan medsos dengan bijak dan sharing hal-hal bermanfaat. Dengan begitu nilai-nilai humanisme kita terjaga. Karena itu terima kasih untuk sahabat pembaca yang bisa sharing, semoga menghadirkan  kebaikan bagi kita semua dan orang lain. Aamiin.


Yogyakarta, 10 Maret 2019
Penulis: Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A.
Dosen dan Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2018. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website