Headlines News :
Home » , » Kemalasan

Kemalasan

Written By Pewarta News on Sabtu, 09 Maret 2019 | 07.30

Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A.
PEWARTAnews.com – Rajin dalam hidup itu penting dan menghasilkan. Tapi tidak semua orang bisa komitmen untuk rajin, ada juga yang malas. Jika seseorang itu malas, pada hakekatnya seseorang itu secara intrinsik tidaklah malas, sebab boleh jadi dia belum menemukan apa yang dia inginkan, atau karena alasan tertentu dia tidak ingin melakukan sesuatu.

Mengapa seseorang itu malas? Ada sejumlah penyebab seseorang menjadi malas, di antaranya: kebiasaan, kurang motivasi, suka menunda pekerjaan, kurang mendapatkan rekognisi, kepercayaan diri rendah, dan sebagainya. Coba apa ada faktor lainnya yang membuat kita malas?

Sikap malas tentu tidak bisa kita biarkan, karena akan merugikan kita sendiri juga orang lain. Selanjutnya malas bisa membuat kita gagal meraih sesuatu yang menjadi kunci keberhasilan kita. Juga bisa membuat kecewa orang lain, karena kita tidak bisa memenuhi keinginannya. Bahkan malas pun bisa akibatkan kita jauh dari Tuhan. Jika ini bisa terjadi maka fatal. Dengan terhindar dari malas, semua urusan hidup bisa diselesaikan dengan baik dan bisa mendapatkan dan memberikan kepuasan serta kemaslahatan hidup di dunia sampai di akhirat.

Lantas apa yang bisa diupayakan untuk dapat membunuh dan mengatasi perilaku malas. Setidak-tidaknya melalui mendirikan sholat (anjuran sholat tepat waktu) dan menunaikan puasa (jujur dalam berpuasa) secara langsung bisa membantu kita untuk atasi perilaku malas. Selain itu ada tips untuk mengatasi kemalasan, di antaranya: (1) memecah suatu tugas menjadi tugas-tugas yang lebih kecil, (2) istitahat, tidur, dan berolahraga, (3) membangun motivasi, (4) membuat visi tentang apa yang dicapai dan posisi/profesi apa yang dicita-citakan, (5) memikirkan tentang keuntungan yang dapat diraih jika dapat mengatasi kemalasan, (6) memikirkan trntang konsekuensi dari kemalasan, (7) melakukan sesuatu pada saatnya, tidak menunda, (8) menvisualisasikan menyelesaikan masalajh/tugas/pekerjaan dengan mudah, energik dan antusias, (9) mengulang-ulang afirmasi, (10) menghargai suatu tugas sebagai suatu latihan, (11) menolak penundaan selesaikan tugas, dan (12) belajar dari orang-orang yang berhasil (www.successconsiounusness.com)

Tip-tip ini sah-sah saja sebagai tawaran untuk atasi kemalasan, tapi semuanya kembali kepada kita. Bahwa sukses dan bahagia di manapun sampai kapanpun tidak akan pernah diraih dengan kemalasan. Jika kita hidup dengan disiplin dan penuh semangat, insya Allah sikap dan perilaku malas akan terkikis habis cepat atau lambat. Semoga kita tidak dihinggapi virus kemalasan. Sebalikya virus need of achievment yang ditemukan oleh David McClelland harus bisa disosialisasikan kepada semua.


Uzbekistan, 30 November 2018
Penulis: Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A.
Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dua periode 2009-2017

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2018. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website