Headlines News :
Home » , » Sabarnya Seorang Pemimpin

Sabarnya Seorang Pemimpin

Written By Pewarta News on Selasa, 19 Maret 2019 | 23.20

Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A.
PEWARTAnews.com -- Banyak pemimpin tidak sabar dalam mengerjakan programnya, mengejar promosi karirnya, menghadapi bawahan, koleganya, dan atasannya dan lain sebainya. Akibatnya kepemimpinan mereka tidak berjalan lancar dan baik, juga tidak mampu tampilkan kemajuan yang berarti. Secara kasuistik kepemimpinan bisa menjadi  gagal, bahkan karirnya ada yang habis. Karena itu sabarnya pemimpin dalam menghadapi berbagai persoalan, terutama persoalan  yang berat, sangatlah diperlukan.

Kesabaran pemimpin sangat diperlukan ketika menghadapi persoalan yang kompleks. Ketika SDM handal yang dimiliki terbatas. Ketika menghadapi mitra yang asetnya kurang memadai. Ketika ditekan oleh  atasan untuk melakukan sesuatu yang tidak cocok dengan dirinya. Ketika menghadapi persoalan kantor yang amburadul.

Manifestasi sabar dapat dilihat dari keikutsertaan pemimpin dalam antri, tanpa harus minta diprioritaskan. Pemimpin tidak pernah marah di depan staf, ketika stafnya berbuat salah dan keliru. Pemimpin menerima kegagalan stafnya tanpa marah, ketika staf tidak berhasil menyuguhkan karya terbaik. Pemimpin menerima musibah kehilangan uang kantor di brankas tanpa memojokkan bidang keuangan.

Pemimpin yang tidak sabar, cenderung menghalalkan segala cara untuk memenuhi obsesinya. Mengorbankan anak buahnya terkena PHK. Merugikan institusinya karena tidak dikelola secara penuh. Mengganggu perjalanan kemajuan mitra kerja karena tidak adanya kemampuan mengikuti kecepatan kerja mitra.

Apapun kesulitan yang dihadapi pimpinan akan bisa diselesaikan dengan baik, sepanjang pimpinan itu mampu tunjukkan kesabaran. Dengan sabar Allah akan beri bantuan. Ingat  Allah bersama orang-orang yang sabar (QS,  Al Baqarah:153). Kebersamaan yang dimaksud  oleh Allah adalah kebersamaan secara khusus yang berarti menjaga, melindungi, dan menolong mereka. Demikian juga, bahwa sabar mewariskan derajat kepeloporan dan kepemimpinan.  Sebagaimana  Allah swt firmankan “Dan kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami selama mereka sabar...”(QS As Sajdah:24).

Perhatikan bahwa sabar itu sangat penting bagi pemimpin. Kita lihat mushibah yang terjadi di Indonesia, dijumpai sejumlah tokoh  muda guling di tengah jalan. Banyak dipastikan sebagian besar dari mereka masa depan karirnya di bidang yang sama cenderung suram karena trust turun secara signifikan. Kecuali mereka melakukan revolusi mental secara all out. Percayalah bahwa Allah swt akan membersamai dan melindungi serta membimbing pemimpin yang sabar. Pemimpin yang hebat pasti banyak dan berat ujiannya. Ujian bagi pemimpin hebat tidak pernah berakhir. Tidak hanya fitnah, melainkan juga serangan fisik sampai pertaruhan jiwa. Lebih berat lagi serangan ideologi. Jika tidak sabar, yang jadi korban tidak hanya pemimpin sendiri, melainkan institusi. Semoga kita, terutama pemimpin kita, selalu sabar dalam penjagaan Allah swt.


Yogyakarta, 19 Maret 2019
Penulis: Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A.
Dosen dan Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2018. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website