Headlines News :
Home » , » Sahabat

Sahabat

Written By Pewarta News on Minggu, 10 Maret 2019 | 14.00

Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A.
PEWARTAnews.com – Sahabat dan persahabatan adalah penting untuk menjamin hidup yang damai, nyaman, selamat, dan bahagia. Karena pada hakekatnya manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup dalam kesendirian, selalu dibantu dan ditolong orang lain sejak manusia lahir hingga dipanggil menghadap-Nya untuk selama-lamanya. Tapi mengapa terjadi konflik, perseteruan, permusihan, bahkan sampai terjadi peperangan? Semuanya itu menurut hemat saya, tiadanya pemahaman terhadap eksistensi dirinya dan adanya kepentingan dan ego yang berlebihan, sehingga orientasi hidupnya adalah mencari kemenangan walau harus diraih dengan perang. Padahal dari arah manapun kita, fitrahnya terlahir dengan kondisi yang unik dan berbeda satu sama lain yang akhirnya harus saling mengenal, bersahabat dan membantu.

Sahabat dan persahabatan mendorong kita untuk membangun hubungan dan kolaborasi yang saling menyayangi, empati, dan respek. Begitu pentingnya persahabatan, kita harus saling menyayangi dan berbuat baik dengan teman, tetangga, tamu dan orang lain.

Tidak sedikit kita jumpai dan rasakan bahwa sahabat dab persahabatan membuat kita sukses studi, sukses karir dan sukses hidup.

Karena begitu banyak hikmah sahabat dan persahabatan, maka ada beberapa tip yang perlu dipertimbangkan dalam mewujudkan, menelihara dan meningkatkan persahabatan, (1) menyapa dengan salam sikap yang ramah, (2) meniatkan persahabatan dalam hati, (3) saling respek, (4) menjaga ucapan dan perilaku yang berterima, (5) saling peduli dan menolong, (6) saling menjaga privacy, (7) bersahabat di kala senang dan atau susah, (8) menghilangkan sikap angkuh dan sombong, (9) bersikap husnudzdzon, (10) menumbuhkan sikap saling percaya (trust each other), dan (12) menegakkan hak dan kewajiban antar sesama.

Jika kita bisa mewujudkan itu semuanya, minimal sebagian besarnya, insya Allah kita akan memperoleh sahabat dan persahabatan yang terbaik. Walaupun demikian kita tetap waspada dan berhati-hati, terhadap sahabat dan persahabatan, karena ketidaktulusan sahabat dan persahabatan kita jumpai ada yang dirugikan, tidak hanya harta, nama baik, bahkan jiwa. Semoga Allah swt selalu membimbing kita, sehingga kita bisa berbuat kebaikan lebih, demikian juga kita dilindungi dari hal-hal yang tidak diinginkan.


Kuala Lumpur, 30 November 2018
Penulis: Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A.
Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dua periode 2009-2017

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2018. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website