Headlines News :
Home » , » Mengenang TGKH. A. Latief H. Idris dan Pesan Suci untuk Dua Murid Terbaiknya

Mengenang TGKH. A. Latief H. Idris dan Pesan Suci untuk Dua Murid Terbaiknya

Written By Pewarta News on Jumat, 07 Juni 2019 | 13.50

PEWARTAnews.com -- Sejak tahun 2014, setelah kami (Mujahidin, S.Pd., M.Pd. dan Samrin, S.Pd., M.Pd.) menyelesaikan studi S1 di Universitas Hamzanwadi Lombok Timur, kami kembali menjadi Guru di SMA Al-Hidayah Kota Bima dan bisa kembali bersama beliau --Tuan Guru Kyai Haji (TGKH.) A. Latief H. Idris-- untuk menjadi Guru untuk murid-murid siswa SMA Al-Hidayah. Selama berada di SMA Al-Hidayah, banyak pesan dan tanggung jawab yang kemudian di titipkan oleh beliau kepada kami berdua, terutama untuk meneruskan perjuangan beliau agar tetap mengkokohkan Nahdatul Ulama (NU) di Bima bersama orang-orang kepercayaan beliau, kamipun memegang erat dan mengemban pesan itu sampai detik ini.

Setelah satu tahun kemudian kami mengabdi di SMA Al-Hidayah, kamipun meminta ijin kepada beliau untuk melanjutkan Studi S2 di Jakarta dan beliau sangat mendukung rencana kami dengan semangat kami untuk menuntut Ilmu, hingga tahun 2018-2019 Alhamdulillah kami bisa menyelesaikan Studi kami di Universitas INDRA PRASTA PGRI Jakarta.

Setelah kami Lulus S2 di UNINDRA PGRI Jakarta, sahabat saya Saudara Samrin memutuskan untuk kembali ke kampung halaman dan bertemu dengan beliau
TGKH. A. Latief H. Idris untuk bersama beliau, kehadiran muridnya membuat semangat beliau semakin bulat terhadap apa yang direncanakannya kedepan dan beliau menanyakan kabar tentang muridnya yang satu yakni saudara Mujahidin. "Bagaimana kabar muridku yang satunya, Mujahidin?," sebut TGKH. A. Latief H. Idris menanyakan kabar muridnya.

Samrin menjelaskan kepada beliau, bahwa Mujahidin metitip salam untuk beliau dan menceritakan bahwa muridnya yang satu akan kembali untuk beberapa tahun kedepan. "Ketika saya masih di Jakarta hendak pulang ke Bima, Mujahidin berpesan untuk menyampaikan salam rindu kepada Bapak. Insya Allah dalam beberapa tahun lagi Mujahidin akan balik juga ke Bima untuk sama-sama melanjutkan perjuangan yang diamanahkan bapak," sebut Samrin.

Sejak tahun 2014, ketika kami masih bersama-sama di SMA Al-Hidayah kami sering duduk bertiga untuk mendengarkan nasehat dari beliau TGKH. A. Latief H. Idris tentang rencana sebuah perjuangan baik yang sudah dilewati oleh beliau maupun segala macam rencana untuk kedepannya.

Dan nasehat beliau yang penuh dengan tetesan air mata, sangat menggugah semangat kami atas pesan-pesan yang di titipkan kepada kami.

"Kalian berdua adalah murid kebanggaanku yang akan melanjutkan perjuanganku dengan orang-orang yang saya percayai setelah saya tiada," begitu ucap TGKH. A. Latief H. Idris pada dua murid kesayangannya.

Selamat jalan Guru Besar kami TGKH. A. Latief H. Idris, jasa-jasamu akan selalu dikenang sepanjang masa.


Penulis: Mujahidin, S.Pd., M.Pd.
Murid TGKH. A. Latief H. Idris / Alumni SMA Al-Hidayah Kota Bima

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2018. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website