Headlines News :
Home » » Prof Rochmat Wahab: Ilmu Laksana Cahaya yang Mencerahkan

Prof Rochmat Wahab: Ilmu Laksana Cahaya yang Mencerahkan

Written By Pewarta News on Jumat, 09 November 2018 | 17.47

Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A. (berpose tinggi).
Yogyakarta, PEWARTAnews.com – Ilmu pada prinsipnya untuk menjadi penerang dalam ketidaktahuan, dengan ilmu dan keahlian seseorang bisa melakukan sesuatu dengan baik dan benar. Seseorang yang berilmu mampu melaksanakan sesuatu hal yang baik dan di ridhoi oleh Allah. Selain itu, tidak jarang juga orang yang mempunyai ilmu mempergunakan ilmunya dengan hal-hal buruk.

Menurut Guru Besar dalam bidang ilmu Pendidikan Anak Berbakat pada Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A., ilmu itu ibaratkan suatu cahaya yang mampu memberi penerang buat segala sesuatu yang berada disekitarnya. “Al’ilmu Nuurun, Ilmu itu adalah laksana cahaya yang mencerahkan. Tidak sedikit orang yang berlimu tidak sehat, mudah marah, berbuat plagiat, dan berakhlak tak terpuji. Jika terjadi demikian mengindikasikan bahwa ilmu yang dimiliki tidak mempribadi dan tidak diamalkan. Ingat bahwa, al’ilmu bilaa ‘amalin kasy-syajari bilaa tsamarin, ilmu yang tidak diamalkan itu laksana pohon yang tidak berbuah. Sayang kan?,” terangnya, 04/10/2018.

Karena itulah, kata Prof Rochmat, mari kita terus berikhtiar seraya memohon bimbingan Tuhan, semoga ilmu kita berguna untuk diri kita sendiri sebelum berguna bagi orang dan pihak lain.

“Ilmu yang kita miliki tidak untuk dibanggakan karena banyak dan hebatnya, melainkan ilmu yang bisa memberikan barakah sebanyak-banyaknya, ilmu yang bisa mencerahkan diri kita dan orang dan pihak lain. Ilmu yang bisa menjadikan diri kita sehat jasmaniah dan ruhaniyah kita, ilmu yang bisa bimbing emosi kita, sehingga bisa menjadi sabar dan rendah hati, ilmu yang bisa membimbing pikiran kita untuk produktif ide, kreatif dan inovatif sehingga memberikan manfaat bagi orang lain, dan ilmu yang membimbing hati kita sehingga terjaga kehidupan beragama kita,” beber profesor yang juga Ketua III Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) masa bakti 2014-2019 ini.

Lebih lanjut, mantan Ketua Tanfidliyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama DIY masa bakti 2011-2016 ini mengatakan dengan berilmu kita bisa menjadi orang yang beruntung dan tidak salah melangkah. “Dengan begitu ilmu yang kita miliki dan yang mau kita raih, benar-benar ilmu yang menerangi dan mencerahkan hidup kita, sehingga kita menjadi orang yang beruntung dan tidak tersesat,” ucap Prof Rochmat.

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2019. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website