Headlines News :
Home » , » Cyber University

Cyber University

Written By Pewarta News on Rabu, 30 Januari 2019 | 19.37

Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.A.
PEWARTAnews.com -- Kehidupan kita dewasa ini dalam berbangsa dan bernegara, bahkan dalam kehidupan sehari-hari tidak bisa dilepaskan dari dunia digital. Termasuk dunia pendidikan, terlebih dunia pendidikan tinggi. Karena itu kehadiran Cyber University menjadi kebutuhan. Tentu yang diharapkan bahwa kehadiran Cyber University bukan semata-mata aspek kuantitatif, untuk peningkatan APK dalam mengejar Malaysia dan Thailand, melainkan juga aspek kualitatif, yaitu untuk peningkatan kualitas proses dan hasil pendidikan, sehingga mampu meningkatkan SDM kita yang mampu menaikkan Global Competitiveness Index (GDI) Indonesia.

Cyber University memungkinkan untuk bisa melayani seluruh proses pendidikan mahasiswa berbasis IT. Ada sejumlah keuntungan dan keterbatasan Cyber University bagi mahasiswa. Adapun keuntungannya di antaranya : mahasiswa dapat belajar sesuai dengan waktunya, mahasiswa dapat memilih materi yang disukai, mahasiswa dapat mengerjakan pekerjaan rumahnya lebih cepat, mahasiswa dapat kelebihan waktu yang bisa dipakai untuk pengembangan hobi yang bermanfaat untuk melamar pekerjaan yang disukai, mahasiswa bisa memperoleh kredit untuk transfer lintas universitas, tumbuhnya rasa tanggung jawab dan disiplin diri mahasiswa. Sebaliknya keterbatasannya, di antaranya : tidak memungkinkan mahasiswa bisa interaksi dengan orang lain, tidak bisa melibatkan ratusan mahasiswa untuk aktif berdiskusi, tidak dapat memberi cukup mahasiswa untuk interaksi langsung secara personal dengan dosen., terbatasnya kesempatan dosen untuk transfer nilai-nilai moral. Keuntungan Cyber University bisa diraih sepanjang ada disiplin dan taat pada SOP-nya.

Cyber University hakekatnya tidak otomatis berjalan lancar dan memberikan keuntungan optimal, bahkan boleh jadi proses pendidikan tidak lancar dan hasilnya timbulkan dampak yang tidak diinginkan. Banyak persoalan yang muncul di balik Cyber University, bahwa hampir setiap hari muncul cyber attacks, yang tidak hanya mengena data akademik tapi juga data non-akademik. Padahal semua data itu harus diproteksi, tanpa terkecuali. Terlebih-lebih persoalan akademik harus dilindungi secara total. Walaupun dengan era global dan digital, universitas harus menjaga keterbukaanndan transparansi. Hal ini dapat dilakukan dengan toleransi tertentu, sehingga tidak sampai merugikan universitas.

Cyber University akan menjadi alternatif solusi untuk meningkatkan akses, mutu dan relevansi pendidikan, jika keamanan data akademik dan nonakademik dapat diproteksi dari berbagai cyberattack yang mengancam sepanjang waktu. Untuk mengamankan itu perlu dilakukan training kepada dosen dan tenaga kependidikan tentang sistem Cyber University dan jaminan infrastruktur yang mampu menunjang kecukupan dan kelayakan aset. Di samping itu perlunya kebijakan penerapan e-learning yang tidak hanya mengcover transfer pengetahuan melainkan juga transfer nilai, sehingga blended learning plus menjadi pilihan.

Akhirnya kehadiran Cyber University diharapkan mampu menjadi solusi sebagai universitas moderen yang mengoptimalkan jasa IT untuk memenuhi sistem pendidikan univetsitas.Namun keterbukaan yang menjadi fitrah Cyber University  harus dilindungi dari cyberattack yang terjadi kapanpun dan dari arah manapun.


Penulis: Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.A.
Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2019. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website