Headlines News :
Home » , » NU untuk Rahmatan Lil'aalamiin

NU untuk Rahmatan Lil'aalamiin

Written By Pewarta News on Jumat, 01 Februari 2019 | 06.30

PEWARTAnews.com -- Hari ini, 31 Januari 2019, NU sebagai organisasi masyarakat Islam memasuki hari lahirnya yang ke-93 dengan pengikutnya terbesar seluruh Indonesia di antara ormas Islam lainnya. Tidak hanya kuantitatifnya, melainkan seharusnya juga kualitasnya. Untuk mewujudkan keinginan yang mulia itu pada prakteknya NU secara terus menerus melakukan koordinasi dan konsolidasi, walaupun masih jauh dari yang ideal. Semoga momentum peringatan hari lahir (Harlah) ini dapat ummat nahdliyyin melakukan refleksi secara jujur akan eksistensi NU dan perannya baik untuk kaum nahdliyyin sendiri, maupun ummat Islam, bangsa dan kemanusiaan, sehingga dapat mewujudkan Islam yang rahmatan lil’aalamiin.

Idealnya NU selalu dapat respek dari kaum nahdliyyin sendiri, ummat Islam, warga Indonesia dan dunia, namun kenyataannya NU kini di samping mendapat respek dari semua, tidak bisa dipungkiri dapat sorotan kritik yang tajam dari kaum nahdliyyin sendiri, ummat Islam, warga Indonesia dan dunia, karena ulah perilaku personal pengurus NU di semua level dan kebijakan institusi yang tidak selaras dengan Khiththah NU 1926. Bahwa NU secara institusional memiliki corebusiness dakwah, pendidikan, sosial-kemasyarakatan dan ekonomi ummat. Jika dikaitkan dengan misi politik, adalah politik kebangsaan. Di samping itu NU wajib memberikan kesempatan warganya untuk menentukan aspirasi politiknya sendiri. Yang menjadi persoalan, bahwa ada kebijakan pimpinan NU yang dengan sengaja melakukan gerakan politik praktis, sehingga menimbulkan kesan bahwa NU sebagai institusi politik, yang tidak sejalan dengan spirit Khiththah. Kondisi yang demikian berdampak terhadap munculnya dua kutub, pertama yang mengikuti kebijakan pimpinan, dan kutub lainnya yang committed dengan misi khiththah. Jika ini tidak segera diluruskan, potensial sekali akan terjadi benturan antar ummat nahhdliyyiin dan antara ummat nahdliyyin dengan ummat Islam lainnya. Pada akhirnya bisa jadi dapat mengancam eksistensi NKRI.

Memperhatikan kondisi riil ini, Harlah NU seharusnya dijadikan momentum untuk bisa ishlah dengan ikuti misi khiththah, sehingga ummat nahdliyyin merasa terjamin eksistensinya, karena ummat nahdliyyin dalam konteks menghadapi Pilpres-Wapres dan Pileg 2019 merasa nyaman dan bebas baik yang berada di semua partai dalam koalisi 01 maupun koalisi 02. Pimpinan NU harus memayungi dan memberikan kebebasan kepada seluruh ummat untuk menentukan pilihannya, sehingga tercipta kerukunan dan kedamaian. Dengan harapan siapapun yang menenangkan pilihan umum, wajib memberikan perlakuan kepada semua termasuk ummat nahdliyyin secara adil tanpa ada diskrimasi.

Akhirnya, bahwa peringatan Harlah. NU yang ke-93 memiliki makna yang sangat besar jika momentum ini dijadikan sebagai kebangkitan Khiththah untuk bisa meluruskan misi NU dengan mengubur dalam-dalam kepentingan pribadi dan kelompok, dan lebih fokus pada kepentingan tegaknya institusi NU dan peneguhan dan penyelamatan NKRI. Insya Allah dengan mensucikan niat dan gerakan NU, marwah NU akan tetap terjaga. NU akan tetap dirindukan warga dan bangsa Indonesia, karena tidak gila kekuasaan, melainkan bekerja total untuk emban amanah menjaga ideologi, persatuan-kesatuan bangsa yang menjadi harapan semua. Semoga Allah swt menjaga eksistensi NU untuk terus bisa berkontribusi dalam membangun keutuhan ummat dan bangsa yang dilandasi dengan nilai tawassuth, tawazzun, i’tidal dan tasammuh, sebaliknya jangan sampai membiarkan NU menjadi sumber perpecahan ummat dan bangsa. Aamiin.

Mabruk Harlah NU ke-93, semoga memberikan berkah dan kedamaian untuk semua.


Yogyakarta, 31 Januari 2019
Penulis: Prof. Dr. H. Rochmat Wahab, M.A.
Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Share this post :

Posting Komentar

Komentar netizen merupakan tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Kami berhak mengubah atau menghapus komentar yang mengandung intimidasi, pelecehan, dan SARA.

 
Copyright © 2015-2019. PEWARTAnews.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website